ABATANEWS, MAKASSAR — Salah satu program nasional Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Selatan yang dijalankan di Kota Makassar adalah pembangunan Metropolitan Sanitation Management Investment Project (MSMIP) atau yang sering disebut IPAL Losari.
IPAL Losari merupakan instalasi pengolahan air limbah domestik yang mencakup lima kecamatan di Kota Makassar yaitu, Kecamatan Mariso, Mamajang, Tamalate, Mamajang dan Ujung Pandang.
Proyek pembangunan IPAL tersebut telah selesai Desember tahun lalu dan kemarin (18/1/2024) secara simbolis, Dirjen Cipta Karya yang diwakili Direktur Sanitasi menyerahkan pengelolaan sementara IPAL Losari ke Pemkot Makassar.
Baca Juga : Laba PDAM Makassar Tembus Rp17,3 Miliar hingga Juli 2026, Lebih Dua Kali Lipat Target Tahunan
Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Selatan, Kusworo Darpito dalam laporannya menyampaikan bahwa semua tahapan pembangunan telah diselesaikan dan siap untuk diserahkan ke Pemkot Makassar.
“Pengelolaan siap untuk diserahkan dan peresmian tinggal tunggu arahan dari pusat,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Sanitasi Direktorat Jenderal Cipta Karya, Tanozisochi Lase mengatakan bahwa sesuai janjinya beberapa waktu lalu ke Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Danny Pomanto bahwa IPAL Losari siap untuk diserahkan ke pemkot.
Baca Juga : Kolaborasi Perumda Air Minum Makassar dan Karang Taruna Hadirkan Aksi Donor Darah untuk Kemanusiaan
“Ke depan kita harus memastikan bahwa infrastruktur yang telah terbangun dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Makassar,” katanya.
Tanozisochi mengajak untuk semua pihak untuk dapat memastikan bahwa seluruh unit IPAL Losari sebesar 16.000 m3/hari dapat termanfaatkan sehingga tujuan awal yang diinginkan yakni meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, menjaga kualitas air tanah dan air baku, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, dapat tercapai.
“Sambungan air limbah ini baru di Indonesia, kita harapkan peran dari Iuwash Tangguh untuk menyadarkan masyarakat pentingnya pengelolaan air limbah,” tambahnya.
Baca Juga : HUT ke-102 PDAM Makassar, Munafri-Aliyah Dorong Direksi Perkuat Pelayanan Air Bersih
Hadir dalam acara tersebut, jajaran Direksi beserta pejabat terkait Perumda Air Minum Kota Makassar yang bertindak sebagai calon pengelola IPAL Losari. Melalui Direktur Pengelolaan Air Limbah, Ayman Adnan menyampaikan bahwa telah siap mengelola IPAL Losari.
“Sebagaimana perintah Bapak Wali Kota, kami sudah siap mengelola IPAL Losari, kami sudah melakukan persiapan lebih dari 1 tahun, tinggal menunggu arahan selanjutnya,” kata Ayman.