Rabu, 21 Februari 2024 19:01

Data Kemenkes Per 20 Februari: 94 Petugas Pemilu 2024 Meninggal Dunia

Ilustrasi Pemilu 2024 (foto: BBC)
Ilustrasi Pemilu 2024 (foto: BBC)

ABATANEWS, JAKARTA — Kementerian Kesehatan mencatat telah ada 94 petugas Pemilu 2024 yang dinyatakan meninggal dunia.

Data yang dihimpun oleh Kemenkes itu diperoleh per pukul 18.00 WIB pada 20 Februari.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik dokter Siti Nadia Tarmizi mengatakan, mereka yang meninggal dalam tugasnya menyukseskan Pemilu 2024 itu, berasal dari sejumlah unsur.

Baca Juga : PPP Klaim Ada 5000 Suara di Sulsel yang Lenyap dari Perhitungan KPU

Petugas yang paling banyak yakni KPPS sebanyak 51 orang. Linmas sebanyak 18 orang, saksi sebanyak 8 orang, petugas sebanyak 6 orang, badan pengawas pemilu sebanyak 6 orang, dan panitia pemungutan suara sebanyak 2 orang.

Bila dikelompokkan dalam rentan usia, mereka yang lebih banyak meninggal dunia rata-rata di atas 40 tahu.

Pada usia 51-60 tahun ada 29 kasus meninggal dunia. Lalu, pada usia 41-50 tahun ada 28 orang yang wafat saat bertugas dalam pemilu 2024.

Baca Juga : Sidang Perdana Sengketa Pemilu 2024 Dimulai 27 Maret

Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian pada petugas Pemilu 2024 terbanyak yakni 24 kasus.

Berdasarkan data dari 10 – 20 Februari 2024 ada 13.675 petugas pemilu 2024 yang jatuh sakit. Laporan kasus sakit terbanyak datang dari Jawa Barat dimana ada 4.164 laporan disusul Jawa Timur 1.495 kasus.

Mayoritas petugas pemilu yang datang ke fasilitas kesehatan mengeluhkan permasalah pada kerongkongan, lambung dan usus 12 jari sebesar 3.792. Disusul infeksi saluran pernapasan bagian atas akut ada 2.093 kasus.

Baca Juga : KPU RI Kumpulkan KPU Kabupaten/Kota untuk Hadapi Sidang Sengketa Pemilu 2024

Sisanya adalah hipertensi, gangguan jaringan lunak, penyakit infeksi usus, hingga influenza dan peradangan paru.

Penulis : Wahyuddin
Komentar