ABATANEWS, MAROS – Bupati Maros, AS Chaidir Syam, melakukan pemantauan langsung di beberapa titik banjir di Kabupaten Maros, Selasa (11/2/2025).
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan penanganan banjir berjalan baik dan warga yang terdampak mendapatkan perhatian yang cepat.
Chaidir mengunjungi beberapa lokasi di antaranya Buttatoa Selatan dan Jembatan Sungai Maros, di mana ia menyusuri rumah-rumah warga dan menyapa warga satu per satu.
Baca Juga : Rencana Digitalisasi di RSUD Camba, Bupati Maros Kunjungi RSJP Paramarta Bandung
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan pihak nya terus melakukan pemantauan.
“Kami juga sudah mengerahkan tim untuk membantu proses evakuasi dan mengamati situasi di setiap kecamatan. Tim ini juga bertugas untuk memberikan bantuan yang diperlukan kepada masyarakat,” jelasnya.
Mantan Ketua DPRD Maros ini juga memastikan bahwa pihaknya telah menyiapkan pos siaga di setiap desa yang terendam banjir.
Baca Juga : 360 Mahasiswa Unhas Diterjunkan KKN Tematik di Maros
“Posko siaga sudah kami buka di kantor-kantor desa, termasuk di kantor BPBD Maros. Data tentang daerah yang terisolasi akan dikumpulkan untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya, termasuk pemberian bantuan,” lanjutnya.
Meski banjir baru terjadi kemarin, Chaidir menegaskan bahwa pihaknya akan membuka dapur umum jika situasi memerlukan.
“Kami terus memantau dan siap membuka dapur umum bila diperlukan,” tegasnya.
Baca Juga : Bupati Maros Raih Anugerah Panrita Sastra Nusantara 2025, Bukti Komitmen Majukan Literasi
Ketinggian air di wilayah-wilayah yang terendam banjir saat ini diperkirakan mencapai 1 hingga 2 meter. Meski demikian, Chaidir menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada warga yang dievakuasi.
“Kami mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai untuk tetap waspada dan siap siaga, mengingat cuaca ekstrem yang diperkirakan akan terus berlangsung,” ungkapnya.
Berdasarkan laporan dari BMKG, cuaca ekstrem diperkirakan akan berlanjut hingga 17 Februari mendatang, dengan kemungkinan adanya air pasang pada sore hingga malam hari.
Baca Juga : Pemkab Maros Beri Kebijakan WFA Bagi ASN Selama Periode Nataru
“Kami berharap agar semua pihak dapat mengantisipasi dengan baik. Semua posko siaga akan beroperasi 24 jam untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan,” harapnya.