Jumat, 07 Juni 2024 18:04

Bupati Indah Kembali Koordinasi dengan Pihak Balai, Paparkan Rencana Penanganan Sungai di Lutra

Bupati Indah Kembali Koordinasi dengan Pihak Balai, Paparkan Rencana Penanganan Sungai di Lutra

ABATANEWS, MAKASSAR – Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani kembali melakukan koordinasi ke Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) pada Rabu (5/6/2024).

Pertemuan tersebut membahas upaya-upaya yang telah dan akan dilaksanakan terkait penanganan sungai-sungai besar yang ada di Luwu Utara utamanya penanganan tanggul tanggul jebol yang menjadi penyebab banjir yang mengenangi beberapa kecamatan dan desa di Kabupaten Luwu Utara.

“Saat ini kami tengah menangani 9 titik lokasi tanggul jebol di DAS Rongkong yakni Desa lembang-Lembang 2 titik, Desa Wara 3 titik, Desa Lawewe 1 titik, Desa Limbong Wara 1 titik dan 2 titik di Desa Pombakka.

Baca Juga : Serahkan 3 Armada Kesehatan, Bupati Indah Harap Layanan Semakin Berkualitas

Sementara untuk penanganan DAS Masamba dan DAS Baliase, Balai akan melakukan Penanganan OP di pertemuan kedua sungai tersebut,” kata Kepala BBWSPJ, Dr. Suryadarma Hasyim.

“Khusus tanggul Sungai Masamba di Desa Mario yang menjadi penyebab banjir di beberapa desa di Kecamatan Malangke saat ini, sementara dikaji karena sulitnya akses mobilisasi alat ke titik tanggul yang jebol tersebut, namun semua kebutuhan penanganan telah disiapkan,” terangnya.

Kepala BBWSPJ juga menyampaikan terkait rencana penanganan sungai-sungai yang menjadi kewenangan Balai di Luwu Utara.

Baca Juga : Pesan Bupati Indah Saat Perayaan Idul Adha di Masjid Syuhada

Rencana penanganannya dibagi dalam 3 tahapan penanganan yakni Penanganan Jangka pendek yaitu perbaikan beberapa tanggul yang jebol. Kemudian penanganan jangka menengah dengan normalisasi terutama pengangkatan sedimen di daerah hilir.

Terakhir adalah penanganan jangka panjang berupa pembuatan sabodam untuk mengendalikan sedimen sungai dengan melanjutkan pembangunan sabodam Sungai Meli dan Sungai Masamba serta beberapa sungai lainnya.

“Kemudian rencana penanganan sungai lainnya adalah pembangunan Bendungan Sungai Rongkong. Tapi yang paling penting juga adalah memastikan tak ada lagi masalah sosial yang timbul sehingga pembangunan terkendala,”jelas Suryadarma.

Baca Juga : Bupati Indah Respon Motif Tenun Rongkong di Gedung Baru Kemenkumham Provinsi Sulsel

Sementara itu Bupati Luwu Utara berharap dukungan dari seluruh penentu kebijakan dan masyarakat Luwu Utara.

“Pihak balai sebagai yang punya kewenangan tentu sudah melakukan pelbagai upaya, dan kita berharap ke depan apa yang telah direncanakan dapat memberi solusi pengendalian banjir. Sehingga tidak lagi menganggu aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Kita tentu berharap yang terbaik untuk masyarakat,” tutur Indah.

Penulis : Wahyuddin
Komentar