Senin, 05 Oktober 2026

Bentrok Antar Kelompok di Biringkanaya Makassar Tewaskan Seorang Pemuda, Satu Lagi Luka Berat

Polisi saat olah TKP atas insiden bentrok antar kelompok di Makassar. (Foto: Istimewa)
Polisi saat olah TKP atas insiden bentrok antar kelompok di Makassar. (Foto: Istimewa)

ABATANEWS, MAKASSAR – Personel Polsek Biringkanaya bersama Tim Inafis dan Jatanras Polrestabes Makassar tengah menangani kasus dugaan tindak pidana pengeroyokan dan kekerasan secara bersama-sama di muka umum. Insiden maut tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 03.35 WITA di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Korban meninggal dunia berinisial MAM (24) ditemukan tewas di lokasi kejadian dengan luka parah akibat sabetan senjata tajam di bagian belakang kepala, serta anak panah (busur) yang masih tertancap di kepalanya. Sementara itu, korban lain berinisial MFS (16) mengalami luka berat di bagian kepala dan punggung, dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Baca Juga : Pelarian DPO Penikam Ojol di Makassar Berakhir, Ditangkap Polisi di Polewali Mandar

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun pihak kepolisian, peristiwa bermula sekitar pukul 02.00 WITA ketika sekelompok pemuda sedang berkumpul di kawasan Jalan Dg. Ramang, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya. Tak lama kemudian, datang kelompok lawan dengan mengendarai sekitar 12 unit sepeda motor sambil membawa senjata tajam jenis parang dan busur.

Kedua kelompok tersebut kemudian terlibat aksi saling kejar hingga memasuki wilayah Kabupaten Maros. Setibanya di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, sepeda motor yang ditumpangi beberapa orang dari kelompok korban mengalami kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga : Dikejar Warga Hingga CPI, Terduga Pencuri HP dan Motor Nyaris Diamuk Massa

Melihat hal tersebut, kelompok penyerang memutar arah dan langsung melakukan penganiayaan secara brutal menggunakan senjata tajam serta busur. Akibat serangan tersebut, MAM tewas seketika di tempat kejadian perkara (TKP), sedangkan MFS menderita luka-luka berat.

Penanganan Polisi dan Olah TKP

Menindaklanjuti laporan warga, personel piket fungsi Polsek Biringkanaya yang dipimpin Ipda Hendrik tiba di lokasi pada pukul 03.40 WITA untuk mengamankan TKP.

Baca Juga : Polisi Usut Kematian Pemuda yang Diduga Tertembak Saat Pembubaran Tawuran di Makassar

Beberapa menit kemudian, sekitar pukul 03.42 WITA, Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya Iptu Abdullah Mataram, S.H., bersama Tim Resmob tiba di lokasi untuk mengumpulkan bahan keterangan (pulbaket) awal.

Sekitar pukul 04.23 WITA, Tim Inafis Polrestabes Makassar beserta Piket Pamapta melanjutkan langkah hukum dengan menggelar olah TKP. Tim Jatanras Polrestabes Makassar juga diturunkan untuk mem-back up upaya pengungkapan kasus dan mengejar para pelaku yang terlibat.

Selanjutnya pada pukul 05.08 WITA, jenazah korban MAM dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar guna menjalani pemeriksaan medis forensik (visum/autopsi).

Baca Juga : Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Manggala Sasar Kelompok Remaja Nongkrong di Waduk Tunggu Pampang

Dari lokasi kejadian, Unit Reskrim Polsek Biringkanaya berhasil menyita sejumlah barang bukti awal, di antaranya dua unit sepeda motor tanpa plat nomor serta dua unit telepon seluler.

Imbauan Kepolisian

Kapolsek Biringkanaya, Kompol Setiawan A. Malik menegaskan bahwa jajarannya bersama Polrestabes Makassar masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna merangkai konstruksi kejadian secara terang benderang serta membekuk para pelaku.

Baca Juga : Gelar Operasi Cipkon di Jalan Sultan Alauddin, Polsek Rappocini Amankan Sejumlah Motor Knalpot Brong

“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi erat dengan Satreskrim Polrestabes Makassar. Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian,” tegas Kompol Setiawan A. Malik.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak terlibat dalam aksi kekerasan kelompok maupun membawa senjata tajam yang dapat membahayakan diri sendiri, orang lain, serta mengganggu ketertiban umum.

Penulis : Azwar
Komentar