Rabu, 10 Juni 2026

Bapenda Makassar Akselerasi Mutu SDM demi Layanan Prima

Bapenda Makassar Akselerasi Mutu SDM demi Layanan Prima

ABATANEWS, MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar memacu penguatan kapasitas sumber daya manusia aparatur di lingkungan internalnya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari reformasi birokrasi guna menjawab tantangan dinamika ekonomi daerah dan transformasi digital pemerintahan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui keterlibatan aktif Bapenda dalam forum diskusi terarah (Focus Group Discussion/FGD) bertajuk “Pengembangan Kapasitas SDM Pemerintah Kota Makassar” yang diinisiasi oleh Sekretariat Daerah Kota Makassar di Maraja Hall, Hotel The Rinra, Makassar, Selasa (9/6/2026).

Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Bapenda Kota Makassar, Aida Marindah Suandini, menyatakan bahwa peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan investasi krusial. Di sektor pendapatan daerah, kualitas fiskal sangat ditentukan oleh profesionalisme petugas di lapangan dan pengelola sistem data.

Baca Juga : Akselerasi P2DD, Bapenda Makassar Jajaki Kerja Sama Digitalisasi Pajak Dengan BNI

”Pengembangan kapasitas SDM menjadi pilar utama dalam merealisasikan tata kelola pemerintahan yang efektif, profesional, dan akuntabel. Akselerasi mutu ini berdampak langsung pada optimalisasi sektor pendapatan daerah dan kepuasan masyarakat,” ujar Aida.

Forum lintas sektor tersebut dirancang untuk merumuskan peta jalan (roadmap) strategis peningkatan kompetensi aparatur yang adaptif. Melalui wadah ini, setiap instansi saling bertukar gagasan inovatif dan memetakan kebutuhan pelatihan teknis pegawai agar selaras dengan target pembangunan Kota Makassar

Paralel dengan pembenahan kapasitas internal pegawai, Bapenda Kota Makassar juga terus memperluas jangkauan dan kemudahan akses pelayanan bagi masyarakat di luar ekosistem birokrasi.

Baca Juga : Pekan Panutan PBB‑P2 Hadir di Kecamatan Manggala, Bapenda Makassar Dekatkan Layanan ke Masyarakat

Peningkatan mutu SDM diarahkan agar mampu mengoperasikan dan mengawal ekosistem digital secara responsif. Salah satunya dalam memfasilitasi kebutuhan wajib pajak di Kota Daeng secara praktis melalui aplikasi PAKINTA (Pajak Terintegrasi dan Digitalisasi).

Komentar