Jumat, 08 Mei 2026

Banjir Terjang Kabupaten Bone, 2 Warga Ditemukan Meninggal Dunia

Banjir Terjang Kabupaten Bone, 2 Warga Ditemukan Meninggal Dunia 

ABATANEWS, BONE – Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) diterjang banjir pada Jumat dini hari (8/5/2026). Akibat peristiwa itu, dua orang warga ditemukan meninggal dunia.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan mengatakan korban pertama ditemukan meninggal di dalam rumah sementara satu korban lain tenggelam.

“2 warga yang meninggal dunia atas nama Naima, perempuan lanjut usia dan satunya lagi atas nama Accang 5 tahun. Korban atas nama Naima ditemukan meninggal di atas tempat tidur. Tapi penyebab kematian korban belum bisa dipastikan,” jelas Andi Sultan.

Baca Juga : Basarnas Makassar Terjunkan Tim Rescue, Cari Lansia Hilang di Arasoe Bone

Sementara korban bocah 5 tahun meninggal karena tenggelam. Evakuasi terhadap korban sempat dilakukan oleh sang ayah namun nyawanya tidak tertolong.

“Sempat dilakukan Resusitasi Jantung Paru (DJP) terhadap korban. Namun usaha tersebut tidak berhasil, sehingga anak tersebut meninggal dunia,” jelas Sultan.

Ia menjelaskan, banjir yang datang disebabkan intensitas hujan yang tinggi wilayah Kabupaten Bone sejak Kamis malam (7/5/2026). Ketinggian air berkisar antara 0,5 hingga 2 meter.

Baca Juga : Nelayan Hilang di Perairan Pallette Bone, Tim Rescuer Pos SAR Bone Dikerahkan Cari Korban

Kondisi tersebut mengakibatkan puluhan warga terjebak dan membutuhkan evakuasi segera. Kondisi banjir diperparah karena terjadi pada dini hari.

Andi Sultan menjelaskan, pihaknya menerima informasi terkait datangnya banjir pada pukul 05.40 Wita dari masyarakat setempat. Pihaknya kemudian mengerahkan tim rescue menuju lokasi terdampak.

“Setelah menerima laporan, Tim Rescue Pos SAR Bone segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan evakuasi. Tim SAR Gabungan langsung melakukan proses penyelamatan dan evakuasi warga yang terdampak banjir di beberapa titik,” kata Andi Sultan.

Penulis : Wahyuddin
Komentar