Rabu, 04 Maret 2026

AS Gagal Lindungi Pangkalan Militer Terbesarnya di Timur Tengah dari Serangan Rudal Iran

AS Gagal Lindungi Pangkalan Militer Terbesarnya di Timur Tengah dari Serangan Rudal Iran

ABATANEWS, TEHERAN — Kementerian Pertahanan Qatar mengatakan sebuah rudal balistik Iran telah menghantam Pangkalan Udara Al Udeid, pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah. Namun, serangan tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi itu menjadi hal memalukan bagi AS karena tak mampu melindungi pangkalan militernya sendiri.

Melansir Al Jazeera, Kementerian Pertahanan Qatar mengatakan mereka menjadi sasaran dua rudal balistik yang diluncurkan dari Iran, menambahkan bahwa sistem pertahanan udara mencegat salah satunya sementara yang kedua jatuh di pangkalan tersebut, yang terletak di barat daya ibu kota Doha, tanpa mengakibatkan korban jiwa.

Kementerian mengatakan Angkatan Bersenjata Qatar memiliki kemampuan penuh untuk melindungi kedaulatan dan wilayah negara dan tetap siap untuk menanggapi dengan tegas setiap ancaman eksternal.

Baca Juga : Didukung AS, Pasukan Kurdi Lakukan Serangan Darat ke Militer Iran

Pernyataan itu juga mendesak warga, penduduk, dan pengunjung untuk tetap tenang, mengikuti instruksi resmi, dan mengandalkan informasi yang terverifikasi daripada rumor.

Pernyataan itu tidak menyebutkan apakah rudal tersebut menyebabkan kerusakan material.

Sebelumnya pada hari Selasa, kementerian mengatakan telah mendeteksi tiga rudal jelajah, 101 rudal balistik, dan 39 drone bunuh diri yang menuju wilayah udara Qatar sejak awal serangan Iran, menambahkan bahwa semua rudal dan 24 drone telah dicegat.

Baca Juga : Usai AS Serang Iran, Pemerintah Evakuasi 97 WNI ke Azerbaijan

Ketegangan telah meningkat di seluruh wilayah sejak AS dan Israel melancarkan serangan skala besar terhadap Iran pada hari Sabtu, yang menewaskan hampir 800 orang.

Iran telah merespons dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk, yang merupakan tempat aset militer AS berada.

Sebelumnya, melansir Anadolu, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah menyerang armada angkatan laut AS di Bahrain, Pangkalan Udara Al Minhad AS di Uni Emirat Arab, dan pangkalan AS di Kuwait.

Baca Juga : Iran Sebut Serangan Amerika Serikat di Situs Nuklir Biasa-biasa Saja

Dalam sebuah pernyataan, korps tersebut mengatakan 26 UAV dan lima rudal balistik diluncurkan ke target militer AS, baik tetap maupun bergerak, di Kuwait, UEA, Bahrain, dan Selat Hormuz.

Sebagai bagian dari serangan tersebut, Pangkalan AS Arifjan di Kuwait dihantam oleh selusin UAV, katanya.

Komentar