ABATANEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan jajaran SKPD Pemkot Makassar menggelar Rapat Koordinasi Lingkup OPD di Kantor Balaikota, Rabu, (19/06/2024).
Dalam agenda rapat, Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto menekankan OPD untuk mempersiapkan Anggaran Pokok APBD 2025 untuk lebih cepat dibahas.
Dan mengenai rasionalisasi anggaran perubahan.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Resmi Buka Registrasi Makassar Half Marathon 2026
APBD Pokok itu, ujar Danny, untuk lebih cepat dibahas agar lebih cepat juga dimasukkan.
“Biasanya kita masukkan itu tidak sekarang. Tetapi sekarang alhamdulillah setelah rapat-rapat kita sudah mendapatkan keseimbangannya, tinggal penginputan,” kata Danny saat diwawancarai usai acara.
Dia juga mengungkapkan, malam ini merupakan malam terakhir penginputan semua agar review inspektorat terhadap semua postur anggaran itu bisa dilaksanakan.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Paparkan Tata Kelola dan Inovasi di Hadapan Rombongan Pemkab Majene
Mengenai anggaran perubahan, ia menyebutkan, ada SILPA yang berkurang yang mana kondisi itu positif.
Apalagi sebelumnya SILPA mencapai Rp800 miliar sementara saat ini hanya Rp200 miliar.
Itu berarti ada perubahan anggaran Pemkot Makassar yang cukup bagus. Tetapi dalam postur anggaran harus berubah karena ada selisih Rp400 miliar.
Baca Juga : Dukung Program Prioritas Presiden Prabowo, Wali Kota Munafri Resmikan SPPG
Olehnya, jelas Danny, pihaknya akan melakukan rasionalisasi terhadap anggaran-anggaran yang ditekankan.
Termasuk tidak mengorek anggaran belanja modal tetapi barang dan jasa.
“Dalam waktu minggu ini juga harus selesai penghematan itu,” tekannya.
Baca Juga : Makassar Half Marathon 2026 Target 12 Ribu Peserta, Munafri Tekankan Kesiapan Pelayanan Kota
Rasionalisasi itu, ia memisalkan, seperti Damkar Lorong yang tidak maksimal.
“Itu kita hold dulu, tapi kita beli fasilitas pemadam kebakaran yang sepuluh itu,” ujarnya.
Dirinya mengarahkan kepada masing-masing OPD perihal pentingnya harus membeli motor listrik sampah dengan kontainer yang menghidrolik.
Baca Juga : Resmikan AMP di KIMA, Munafri: Proyek Infrastruktur Makassar Tetap Lewat Lelang Terbuka
Harus membeli solar panel, mendukung pembangunan stadion, melanjutkan pembangunan circuit juga Ducting Sharing.
“Saya terangkan supaya semua paham betul. Bahwa yang kita buat ini untuk kota, untuk penghematan, untuk maksimalkan pendapatan,” ungkapnya.
Di dalamnya, dia menjelaskan perihal agenda Lomba Kelurahan dan supporting terhadap F8.