Jumat, 21 Agustus 2026

Tragedi Kebakaran di Paccerakkang Makassar, Satu Warga Tewas

Petugas Damkarmat dibantu warga saat memadamkan api yang membakar rumah warga di Jalan Paccerakang, Makassar, Kamis malam (20/8/2026). (Foto: BPBD Makassar)
Petugas Damkarmat dibantu warga saat memadamkan api yang membakar rumah warga di Jalan Paccerakang, Makassar, Kamis malam (20/8/2026). (Foto: BPBD Makassar)

ABATANEWS, MAKASSARKebakaran terjadi di Jalan Paccerakang, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Tragedi kebakaran ini mengakibatkan 1 orang tewas.

Peristiwa memilukan pada Kamis malam (20/8/2026) ini terjadi saat sebagian warga sedang tertidur lelap. Api yang muncul sekitar pukul 21.56 Wita diduga karena arus pendek listrik langsung membesar dan membakar rumah.

Kobaran api juga dengan cepat menjalar ke bangunan rumah semi-permanen lainnya yang didominasi material kayu. ​Dinas Pemadam Kebakaran (Damkarmat) Kota Makassar mengerahkan 13 unit armada beserta 35 personel untuk menaklukkan api.

Baca Juga : 47 Ribu Warga Makassar Terdampak Kekeriingan

Petugas sempat berjuang keras menembus lokasi akibat beberapa hambatan. Di tengah kepanikan, satu warga atas nama Yusran dilaporkan tewas dalam insiden ini.

“Korban Muh Yusran (50) meninggal, dilarikan ke RS Bhayangkara. Korban merupakan penyandang disabilitas,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Muhammad Fadli Tahar, Jumat (21/8/2026).

Selain korban jiwa, kebakaran ini turut mengakibatkan 1 orang menderita sesak nafas. Korban atas nama Asrianti (41) telah dilarikan ke RS Tajuddin, Makassar.

Baca Juga : Kebakaran di Kandea Hanguskan 37 Rumah, 245 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Tercatat, total empat rumah terbakar dalam insiden ini. Dari empat rumah, dihuni 4 Kepala Keluarga (KK) dengan total 12 jiwa termasuk korban tewas dan yang dilarikan ke RS Tajuddin.

“4 rumah yang terbakar dalam kondisi rusak berat. Untuk saat ini penyebab kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Meskipun ada dugaan korsleting listrik,” pungkasnya.

Penulis : Azwar
Komentar