ABATANEWS, SURABAYA – Peristiwa ledakan keras mengguncang kawasan perumahan elit San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (6/10/2026) pagi.
Ledakan tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan parah serta merusak sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi.
Ledakan yang terjadi sekitar pukul 08.15 WIB tersebut sempat mengejutkan warga sekitar karena suaranya memicu getaran cukup kuat.
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (BPBD) Kota Surabaya bersama tim Gegana Polda Jatim langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengamankan area dan melakukan sterilisasi.
Kronologi Kejadian
Pukul 08.10 WIB, aktivitas di sekitar blok perumahan San Antonio berjalan normal. Menurut penuturan saksi mata, tidak ada tanda-tanda kebocoran atau bau mencurigakan sebelum insiden.
Baca Juga : Ledakan di SMAN 72 Jakarta, 54 Orang Alami Luka-luka
Memasuki pukul 08.15 WIB, suara dentuman sangat keras terdengar dari salah satu rumah. Tekanan udara akibat ledakan merubuhkan tembok lantai atas, merusak atap rumah di sebelahnya, serta memecahkan kaca beberapa rumah di seberang jalan.
Pada ukul 08.30 WIB, warga sekitar segera melapor ke Command Center 112. Petugas gabungan dari Polsek Mulyorejo, Tim PMK Surabaya, dan ambulans tiba di lokasi untuk mengamankan TKP dan mengevakuasi penghuni.
Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Satbrimob Polda Jatim melakukan olah TKP awal sekitar pukul 09.00 WIB untuk memastikan tidak ada bahan peledak berbahaya lainnya di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga : Ledakan Gas Elpiji di Ciamis: Kebakaran di Tengah Persiapan Syukuran Pernikahan
Diduga Ledakan Berasal Dari Tabung Gas LPG
Berdasarkan penyelidikan awal dan penyisiran oleh tim kepolisian serta PMK di lokasi, ledakan diduga kuat dipicu oleh akumulasi kebocoran tabung gas LPG berkuran besar di area dapur salah satu rumah.
Ruangan yang tertutup rapat membuat gas terkonsentrasi sebelum akhirnya terpicu oleh percikan listrik dari pemantik otomatis alat rumah tangga.
Baca Juga : 10 Korban Luka-luka Akibat Ledakan yang Terjadi Mapolda Jawa Timur
Hingga saat ini, Tim Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengonfirmasi penyebab pasti dan memastikan jumlah korban luka serta total kerugian material akibat insiden tersebut.