ABATANEWS, MAKASSAR — Tari Ma’bisu-Bisu atau kesurupan menutup semaraknya penampilan di Panggung Utama F8 Makassar (27/8/2024).
Hari keempat event Top KEN Kemenparkraf ini diisi banyak talent menarik. Salah satunya ialah Tari Kreasi Ma’bisu-bisu yang dibawakan oleh Sanggar Bura Santigi Kabupaten Mamuju.
Ma’bisu-bisu sendiri menceritakan mengenai gambaran ritual yang dikemas ringkas dalam sebuah tari kreasi ma’bisu-bisu dengan menyematkan sebagian gerak dasar Tari Sayo.
Baca Juga : Di KBRI Tokyo, Wali Kota Munafri Beberkan Upaya Perkuat Kerja Sama Makassar–Jepang
Itu sebagai wujud kebanggaan akan kekayaan budaya yang dimiliki Mamuju. Dan ritual ini dahulu sering dilakonkan sebelum masuknya agama di Kampung Salulullong Mamuju.
Pun ritus ini sebagai impelemtasi memanjatkan doa kepada leluhur dari masyarakat atas hasil panen yang melimpah.
Belasan penari membawakannya dengan apik dan suasana yang tegang. Apalagi perpaduan musik dan gerakannya menyatu.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Teken LoI dengan Nihon SUIDO, Teknologi Perkuat Mitigasi Banjir di Makassar
Di panggung utama ini, terlihat para penari melakuakn performa mereka dengan baik.
Aksi berani, juga nyentrik para penari pun mendapat tepuk tangan meriah pengunjung.
Dalam durasi 15 menit lebih pun tak terasa karena bagusnya konsep juga kostum mereka.
Baca Juga : Sekda Makassar Tekankan Pentingnya SPM sebagai Prioritas Utama Belanja Daerah
Meski berlagak seperti orang-orang yang kesurupan, tidak membuat atraksi mereka biasa. Sebaliknya menjadikannya unik dan berbeda dari penari sebelumnya.