ABATANEWS, MAKASSAR — Tari Ma’bisu-Bisu atau kesurupan menutup semaraknya penampilan di Panggung Utama F8 Makassar (27/8/2024).
Hari keempat event Top KEN Kemenparkraf ini diisi banyak talent menarik. Salah satunya ialah Tari Kreasi Ma’bisu-bisu yang dibawakan oleh Sanggar Bura Santigi Kabupaten Mamuju.
Ma’bisu-bisu sendiri menceritakan mengenai gambaran ritual yang dikemas ringkas dalam sebuah tari kreasi ma’bisu-bisu dengan menyematkan sebagian gerak dasar Tari Sayo.
Baca Juga : Paparkan Inovasi Digital di TV Nasional, Munafri Kenalkan Aplikasi Lontara Plus
Itu sebagai wujud kebanggaan akan kekayaan budaya yang dimiliki Mamuju. Dan ritual ini dahulu sering dilakonkan sebelum masuknya agama di Kampung Salulullong Mamuju.
Pun ritus ini sebagai impelemtasi memanjatkan doa kepada leluhur dari masyarakat atas hasil panen yang melimpah.
Belasan penari membawakannya dengan apik dan suasana yang tegang. Apalagi perpaduan musik dan gerakannya menyatu.
Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Buka Citra Beauty Fair 2026, Hadirkan 137 Booth dan 140 Brand
Di panggung utama ini, terlihat para penari melakuakn performa mereka dengan baik.
Aksi berani, juga nyentrik para penari pun mendapat tepuk tangan meriah pengunjung.
Dalam durasi 15 menit lebih pun tak terasa karena bagusnya konsep juga kostum mereka.
Baca Juga : Kepala BKN dan Wali Kota Munafri Riding Vespa di Makassar, Tanam Tebebuya di CPI
Meski berlagak seperti orang-orang yang kesurupan, tidak membuat atraksi mereka biasa. Sebaliknya menjadikannya unik dan berbeda dari penari sebelumnya.