ABATANEWS, MAKASSAR — Rudianto Lallo dan Taufan Pawe mendapat berkah dari gagalnya PPP memastikan kursi di DPR RI.
Seperti diketahui, PPP gagal ke Senayan lantaran suara total nasionalnya tak mencapai 4 persen sesuai dengan rekapitulasi KPU RI. PPP cuma mendapat 3,87 persen.
Atas dasar itu, ada perubahan komposisi kedudukan caleg DPR RI, tak terkecuali di Sulawesi Selatan.
Baca Juga : Bahas Ancaman Narkoba dan Penegakan Hukum, Andi Amar Ma’ruf Sulaeman Beri Kuliah Umum di Fakultas Hukum UIM
Di Sulsel, ada 2 kader PPP yang sebelumnya sesuai dengan perolehan suara terbanyak, bisa mendapat kursi. Yakni Muh Aras di Dapil Sulsel II dan Amir Uskara di Dapil Sulsel I.
Namun, karena PPP tak lolos ambang batas parlemen, otomatis kursinya akan digantikan oleh partai lain untuk memenuhi kuota kursi pada dapil tersebut.
Di Dapil Sulsel I. Kursi yang ditinggalkan oleh Amir Uskara akan digantikan oleh kursi kedua Partai NasDem, yakni Rudianto Lallo.
Baca Juga : Soroti Sindiran Negara Tetangga, Legislator Minta Prabowo Tindak Tegas Perusahaan Pemicu Karhutla
Sedangkan, di Dapil Sulsel II, kursi yang ditinggalkan oleh Muh Aras akan diambil oleh kursi kedua Golkar, yakni Taufan Pawe.
Hasil ini juga mengubah komposisi peraih kursi terbanyak DPR RI di Dapil Sulsel. NasDem yang tadinya cuma mengunci 4 kursi, kini menjadi 5 kursi setelah Rudi yang juga merupakan Ketua DPRD Makassar itu berhasil menyegel satu kuota.
Begitu juga Golkar. Yang tadinya cuma berhasil mengunci 3 kursi, menjadi 4 kursi. Atau mempertahankan total kursi yang diraihnya pada Pileg 2019 lalu.
Baca Juga : Nurdin Halid Dorong Integrasi Logistik, Jadi Kunci Tekan Ketimpangan Harga di Kepulauan Riau
Untuk peraih terbanyak, Gerindra dan NasDem sama-sama berhasil mendapatkan 5 kursi di DPR RI dari 3 Dapil di Sulsel.