ABATANEWS, MAKASSAR – Dalam menghadapi putaran kedua Liga 1 2021-2022, PSM Makassar mulai berbenah. Sejumlah pemain pun menjadi radar incaran tim berjuluk Pasukan Ramang ini.
Kabarnya, PSM tengah mengincar satu slot striker lokal dan satu lagi striker berkebangsaan Asia. Sisanya, yakni pemain dengan posisi gelandang dan pertahanan.
Asisten Pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Batola mengaku sampai saat ini munculnya sejumlah nama pemain masih sebatas rumor. Yang pasti, ada tiga lini yang jadi perhatian khusus.
Baca Juga : Jelang Super League 2026-2027, PSM Makassar Segera Launching Tim
“Ada tiga posisi (lini) yang harus diisi dalam tim. Masing-masing pertahanan, gelandang dan striker,” ungkap Syamsuddin Batola, Jumat (24/12/2021).
Di posisi bertahan, PSM memang memiliki catatan yang kurang mengenakkan selama putaran pertama liga 1 2021-2022 berlangsung. Dari 17 laga yang dilakoni, Wiljan Pluim dan kawan-kawan kemasukan 21 gol.
Bandingkan saja kala PSM tampil di putaran pertama Liga 1 2019. Dari 17 laga PSM hanya kebobolan 17 gol.
Baca Juga : PSM Makassar Diburu Waktu Selesaikan Sanksi FIFA Jelang Kick-off Super League 2026/2027
Kondisi ini cukup diperparah dengan buruknya lini tengah yang sulit membendung serangan lawan. Misalnya, tak adanya pemain yang mampu memutus aliran bola ditengah sebelum masuk ke jantung pertahanan.
Sementara di lini depan, PSM juga sangat kesulitan lantaran tak adanya striker murni. Alih-alih memanfaatkan pemain dengan posisi gelandang, Anco Jansen sebagai striker nyatanya tak membuahkan hasil.
Sebab sejauh ini, saat PSM Makassar berlaga di putaran pertama Liga 1 2021-2022, gol yang diciptakan sangat minim. Yakni dengan hanya 19 gol bersarang ke mulut gawang lawan.
Baca Juga : Daftar 7 Pemain Baru PSM Makassar mJelang Musim 2026-2027, Satu Pemain Trial Dicoret
Kalau dibandingkan saat putaran pertama Liga 1 2019, total 24 gol sukses dihasilkan. Striker PSM kala itu yakni Ferdinand Sinaga dan Eero Markkanen.
Sehingga dalam mendatangkan pemain baru baik asing dan lokal untuk putaran kedua musim ini, PSM tak mau asal merekrut. “Paling tidak harus di atas rata-rata dengan pemain yang ada,” pungkas Syamsuddin Batola.