Rabu, 28 April 2021 19:00

Protes Penangkapan Munarman, Netizen Lambungkan Hashtag #SandiwaraTeroris

Munarman
Munarman

ABATABEWS – Penangkapan mantan sekretaris umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman memunculkan protes dan keraguan dari netizen akan kebenaran Munarman terlibat teroris.

Hingga Rabu sore (28/4/2021), hashtag #SandiwaraTeroris mengisi trending topik pertama di twitter. Hal ini dipicu sejumlah informasi yang beredar usai Munarman ditangkap dan bekas markas FPI digeledah.

Temuan cairan yang disita Polisi di Petamburan ternyata hanya cairan pembersih WC, seperti pengakuan pengacara Munarman. Hal ini pun memunculkan spekulasi di netizen, jika penangkapan tersebut hanya sandiwara teroris.

Baca Juga : Munarman Dituntut 8 Tahun Penjara

Belakangan Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun yang secara terang-terangan menyatakan jika dia tak percaya Munarman teroris.

“Saya dari hati kecil tidak percaya juga kalau Munarman adalah seorang teroris. Kalau kita definisikan teroris itu pada definisi yang sesungguhnya. Melakukan tindakan teror untuk menakut-nakuti masyarakat, menakut-nakuti pemerintah dan lainnya,” jelas Refly Harun dikutip kanal YouTube-nya, Rabu (28/4/2021).

Sejumlah netizen pun membandingkan kasus Munarman dengan aksi KKB di Papua yang menewaskan petinggi TNI.

Baca Juga : Polisi Tangkap Munarman, Bekas Kantor FPI di Petamburan Digeledah

“yg bunuh Petinggi BIN ada di Papua, yg di usik Petamburan! akhir2 ini Ibu Pertiwi gi hobby Stand Up Comedy! #SandiwaraTeroris,” tulis akun @Purnomo_back.

“Sebaiknya Fokus Ke KKB di Papua Pak, satuan densus 88 itu kirim kesana lbh efektif dari pada buat menangkap seorang Munarman #SandiwaraTeroris,” tulis akun @karenhapukz

Komentar