ABATANEWS, BARRU – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) terus digenjot. Sampai saat ini, proses pengerjaan sudah mencapai 80 persen.
Hal itu disampaikan Kepala Lapangan Pembangunan Sekolah Rakyat Sulawesi Selatan 1 Kabupaten Barru dari PT Waskita–FYP KSO, Mahardika Agit Prastiawan.
Tepatnya saat menghadiri peresmian 166 Sekolah Rakyat secara nasional yang tersebar di 34 Provinsi Se-Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto secara virtual.
Baca Juga : Bupati Barru dan Angkasa Pura Supports Jajaki Kerja Sama di Bidang Tenaga Kerja
Ia bersama pejabat Pemkab Barru menyaksikan peresmian tersebut di lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan 1 Kabupaten Barru, di Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Senin (12/1/2026).
“Untuk pekerjaan pematangan lahan, progresnya telah mencapai sekitar 70 hingga 80 persen,” ujar Mahardika Agit Prastiawan.
Ia menambahkan, progress pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Barru hingga saat ini telah dilakukan pemancangan sebanyak 390 titik pancang.
Baca Juga : Hadiri Launching P3S, Bupati Andi Ina Minta Seluruh Posyandu Perhatikan Anak-anak
Selain itu, sejumlah bangunan juga telah selesai pengerjaan fondasi tapak.
“Secara umum pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai dengan rencana dan tahapan yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang berharap pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Barru dapat berjalan sesuai target.
Baca Juga : Bupati Barru Lepas Lima Orang Calon Pekerja Migran Indonesia ke Jepang
“InsyaAllah, kami menargetkan seluruh pekerjaan rampung 100 persen pada 14 Juli 2026, sehingga anak-anak kita di Barru dapat mulai belajar secara efektif di Sekolah Rakyat,” pungasnya.