Kamis, 22 Januari 2026

Potongan Tubuh Korban Ketiga Pesawat ATR Ditemukan Tim SAR Gabungan

Tim SAR gabungan mengevakuasi serpihan kokpit pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulsel. (Foto: Basarnas Makassar)
Tim SAR gabungan mengevakuasi serpihan kokpit pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulsel. (Foto: Basarnas Makassar)

ABATANEWS, MAKASSAR – Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar memasuki hari kelima, Rabu (21/01/2026).

Pada pelaksanaan operasi hari ini, tim SAR gabungan berhasil menemukan body part korban serta sejumlah barang milik korban di area pencarian wilayah pegunungan Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, menyampaikan bahwa penemuan tersebut merupakan hasil penyisiran intensif yang dilakukan oleh beberapa Search and Rescue Unit (SRU) darat di sekitar lokasi badan dan ekor pesawat.

Baca Juga : Korban Tersesat di Hutan Battang Barat Palopo Ditemukan Selamat

“Pada hari kelima operasi, tim SAR gabungan menemukan bagian tubuh korban berupa tulang serta sejumlah barang pribadi korban di beberapa titik pencarian. Seluruh temuan langsung diamankan sesuai prosedur,” ujar Arif Anwar.

Ia menjelaskan, body part korban yang ditemukan selanjutnya diserahkan kepada RS Bhayangkara untuk dilakukan proses identifikasi lebih lanjut oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

“Penyerahan body part kepada tim DVI dilakukan guna proses identifikasi secara medis dan forensik, sehingga dapat dipastikan identitas korban secara akurat,” jelasnya.

Baca Juga : Wanita Paruh Baya Hilang di Huran Battang Barat Palopo, Tim SAR Lakukan Pencarian

Selain body part, tim SAR gabungan juga menemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya laptop, telepon genggam, paspor, flash disk, kacamata, pouch, dokumen pribadi, serta beberapa barang lainnya yang ditemukan di sekitar bangkai pesawat dan jalur evakuasi.

“Seluruh barang temuan korban telah didata, diamankan, dan akan diserahkan kepada pihak berwenang sesuai mekanisme yang berlaku,” tambah Arif.

Ia menegaskan bahwa operasi SAR masih terus berlanjut dengan melibatkan lebih dari seribu personel gabungan dari unsur Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan komunitas kemanusiaan, dengan dukungan peralatan darat dan udara.

Baca Juga : Korban Kedua Terseret Air Bah di Sungai Kalimborang Maros Ditemukan Meninggal Dunia

“Kami berkomitmen melaksanakan operasi ini secara profesional dan humanis. Fokus kami adalah menuntaskan pencarian seluruh korban serta memastikan setiap proses berjalan sesuai standar keselamatan dan prosedur,” pungkasnya.

Penulis : Azwar
Komentar