Sabtu, 17 Oktober 2026

Polsek Rappocini Ringkus 14 Pemuda Kasus Bentrokan di Monumen Emysaelan, Sejumlah Senjata Tajam Ditinggal Kabur

Polsek Rappocini Ringkus 14 Pemuda Kasus Bentrokan di Monumen Emysaelan, Sejumlah Senjata Tajam Ditinggal Kabur

ABATANEWS, MAKASSAR – Unit Personel Opsnal Reskrim Polsek Rappocini Polrestabes Makassar mengamankan 14 orang pemuda yang diduga kuat terlibat dalam aksi bentrokan di Jalan Mon Emysaelan, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 03.27 WITA.

Selain merangkul belasan pemuda tersebut, petugas turut menyita sejumlah barang bukti berbahaya dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), meliputi anak panah busur beserta ketapel, senjata tajam jenis badik dan parang, hingga satu buah petasan.

Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Muh. Ali Djaras, mengungkapkan bahwa saat jajarannya tiba di TKP, sekelompok pemuda yang berada di lokasi langsung berhamburan mencoba melarikan diri dari kejaran petugas.

Baca Juga : Dendam Lama Kelompok Pemuda di Ablam Makassar, Jatuhkan Korban Jiwa Warga Sekitar

“Personel segera melakukan penyisiran ketat di sekitar area dan berhasil mengamankan 14 orang laki-laki yang diduga kuat terlibat dalam bentrokan tersebut,” terang Iptu Muh. Ali Djaras, Sabtu (17/10/2026).

Saat penggeledahan dilakukan, petugas menemukan berbagai barang bukti senjata tajam yang digunakan saat perselisihan berlangsung. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, insiden ini bermula ketika para pemuda tersebut tengah berkumpul di sebuah rumah sambil mengonsumsi minuman keras (miras).

Tiba-tiba, sekelompok pengendara sepeda motor yang diduga geng motor melintas dan melakukan penyerangan secara mendadak menggunakan busur panah serta tembakan yang diduga dari peluru airsoft gun.

Baca Juga : Operasi Knalpot Brong, Polrestabes Makassar Tindak 352 Kendaraan

Salah seorang pemuda mengaku mengalami luka di bagian tangan kiri akibat terkena tembakan peluru airsoft gun tersebut. Kelompok yang diserang kemudian melakukan perlawanan balasan menggunakan senjata tajam hingga membuat kelompok penyerang melarikan diri.

Di hadapan penyidik, salah satu pemuda mengakui kepemilikan sebilah badik dan parang yang ditemukan di lokasi. Sementara beberapa pemuda lainnya memberikan keterangan terkait kepemilikan anak panah busur dan ketapel yang digunakan saat bentrokan pecah.

“Seluruh keterangan terperiksa saat ini masih dalam proses pendalaman dan penyelidikan oleh tim penyidik untuk memastikan kronologi utuh, peran masing-masing individu, serta keterkaitan barang bukti dengan insiden tersebut,” tambah Kanit Reskrim.

Baca Juga : Dua Pemuda Terluka dan Satu Motor Hangus Dibakar dalam Bentrokan di Manggala Makassar

Di tempat terpisah, Kapolsek Rappocini Kompol Ismail menegaskan komitmennya untuk selalu merespons cepat setiap aduan warga demi mencegah gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Rappocini.

“Setiap aduan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional. Kami mengimbau keras kepada para remaja agar tidak terlibat aksi tawuran, geng motor, maupun membawa senjata tajam yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain,” tegas Kompol Ismail.

Ia juga meminta peran aktif para orang tua dalam memantau pergaulan anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke dalam tindakan kriminal yang melanggar hukum.

Baca Juga : Bentrok Geng Motor Akibatkan Satu Orang Tewas di Makassar, Belasan Anggota Geng Motor Ditangkap

“Sinergi antara Polri dan masyarakat sangat krusial demi mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif. Jika melihat aktivitas mencurigakan atau potensi bentrokan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas setempat atau melalui layanan Call Center 110,” pungkasnya.

Penulis : Azwar
Komentar