ABATANEWS, MAKASSAR – Menyambut Hari Jadi ke-419 Kota Makassar, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menghadirkan program nikah massal tanpa biaya bagi warga setempat. Pendaftaran telah dibuka sejak Selasa (29/9/2026) dan akan berlangsung hingga 16 Oktober 2026 secara daring melalui portal resmi Lontara+.
Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, menyampaikan bahwa program ini dikhususkan bagi masyarakat kurang mampu yang tercatat dalam data terpadu kesejahteraan sosial (kategori desil 1 hingga 5).
“Warga yang terkendala biaya akan kita bantu sepenuhnya lewat fasilitas nikah gratis ini,” ujar Andi Bukti, Rabu (30/9/2026).
Baca Juga : Demi Penuhi Kebutuhan Air Warga Pulau, Pemkot Makassar Jajaki Teknologi Desalinasi Air Laut
Pemkot Makassar menargetkan sebanyak 210 pasangan atau total 420 peserta. Angka tersebut disesuaikan dengan usia Kota Makassar yang menginjak 419 tahun pada peringatan kali ini.
Untuk memperluas jangkauan informasi, Dinsos Kota Makassar telah berkoordinasi dengan jajaran kecamatan agar para camat aktif menyosialisasikan peluang ini kepada warga yang memenuhi kriteria.
Meski terbuka lebar, seluruh calon peserta tetap harus mengikuti tahapan verifikasi dan asesmen kelayakan administrasi sebelum berkas diteruskan ke Kantor Urusan Agama (KUA).
Baca Juga : Wali Kota Munafri Sampaikan Jawaban Pemandangan Umum Fraksi DPRD soal Perubahan APBD 2026
“Pendaftaran dibuka sampai 16 Oktober. Setelah itu, peserta akan melalui proses asesmen terlebih dahulu sebelum dilimpahkan ke KUA,” terangnya.
Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi pasangan yang baru pertama kali menikah, tetapi juga terbuka bagi masyarakat berstatus duda atau janda, selama dapat menunjukkan akta cerai resmi dari pengadilan.
Guna memberikan pelayanan optimal, Pemkot Makassar menanggung seluruh kebutuhan pesta, mulai dari lokasi resepsi, busana pengantin, hingga tata rias. Saat ini panitia sedang menyiapkan lokasi yang cukup luas untuk menampung ratusan pasangan beserta keluarga. Rangkaian prosesi pernikahan rencananya digelar sebelum puncak peringatan HUT Kota Makassar pada 9 November 2026.
Baca Juga : Dukung RTH Pedestrian Jalan Kajaolalido-Thamrin, Pemkot Makassar Gunakan Pohon Natif Lokal Sulawesi
Mengingat tingginya minat masyarakat, sosialisasi juga akan digencarkan hingga ke wilayah kepulauan terluar agar seluruh warga prasejahtera mendapatkan kesempatan yang sama.