Sabtu, 24 September 2022 09:19

Pemkot Makassar dan FKUB Perkuat Keimanan Umat di Lorong Wisata

Rombongan FKUB Kota Makassar saat melakukan pertemuan dengan Wali Kota Makassar Danny Pomanto di Amirullah, Jumat (23/09).
Rombongan FKUB Kota Makassar saat melakukan pertemuan dengan Wali Kota Makassar Danny Pomanto di Amirullah, Jumat (23/09).

ABATANEWS, MAKASSAR – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar siap menyukseskan program perkuatan keimanan umat yang digagas Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.

Hal itu disampaikan Ketua FKUB Kota Makassar Prof Arifuddin Ahmad saat melakukan pertemuan dengan Wali Kota Makassar Danny Pomanto di Amirullah, Jumat (23/09).

Ia menjelaskan FKUB Kota Makassar mendorong kehidupan toleransi umat beragama di lorong wisata melalui sosialisasi moderasi beragama bagi agen perubahan di sepuluh kecamatan dengan menyasar lorong wisata.

Baca Juga : Bappeda Makassar Gelar FGD, Fokus Bahas Pangan dan Gizi

“Ini sekaligus mengintegrasikan muatan moderasi beragama sehingga pemeliharaan kerukunan umat beragama bisa semakin baik. Itu kita sudah turun di sepuluh kecamatan,” kata Arifuddin Ahmad dalam rilis yang diterima Sabtu (24/9/2022).

Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan perkuatan keimanan umat beragama merupakan salah satu program Pemkot Makassar.

Itu merupakan penjabaran dari misi pertama yaitu revolusi SDM dan percepatan reformasi birokrasi menuju kota yang unggul dengan pelayanan publik kelas dunia bersih dari indikasi korupsi.

Baca Juga : Makassar Raih Penghargaan TP2DD Kota Terbaik di Indonesia Timur

“Keimanan umat yang kita perkuat. Kalau semua kuat secara iman maka secara otomatis dia akan toleransi,” kata Danny Pomanto.

Menurutnya, persoalan sosial baik itu kenakalan remaja maupun kekerasan dalam rumah tangga ada di dalam keluarga.

Hal itulah yang mendasari Pemkot Makassar membuat program Jagai Anakta’ dan perkuatan keimanan umat beragama.

Baca Juga : Siaga Bencana, Pemkot Makassar Prioritaskan 2 Kecamatan Ini

“Saya sudah rasakan hubungan umat beragama yang begitu mesra, karena yang penting itu kasih sayang. Artinya cara pandang dalam beragama, keteladanan, anak-anak dijaga, orang tua juga begitu,” tutupnya.

Penulis : Wahyu Susanto
Komentar