ABATANEWS, MAROS – Pemerintah Kabupaten Maros menggelontorkan Rp 2 miliar dari APBD untuk bantuan kepada warga pesisir yang berprofesi sebagai nelayan dan petambak.
Bupati Maros Chaidir Syam mengatakan bantuan yang diberikan kepada para nelayan dan petambak ini berupa alat tangkap kepiting (rakkang), perahu, serta alat-alat olahan disektor perikanan.
“Rakkang berjumlah 3.000 buah, jaring dua paket, perahu beserta mesin 7 buah, alat-alat olahan 8 paket dan juga ada jalan produksi 900 meter,” tururnya usai penyaluran bantuan, Jumat (9/12/2022).
Baca Juga : Hingga Mei 2026, Realisasi PAD Maros Capai 40 Persen
Selain itu, Chaidir juga menyalurkan pupuk cair kepada penambak kepada para pemilik tambak.
Ia menjelaskan pupuk yang diberikan ini akan disesuaikan dengan luas lahan yang dimiliki penambak.
“Jadi ada pupuk cair sebanyak 1.500 liter. Penyaluran ini untuk mengantisipasi kebutuhan pupuk di petambak kita yang agak sulit juga sehingga kita memberikan bantuan pupuk secara gratis kepada seluruh petambak. Anggaran yang digunakan hampir Rp 2 miliar,” katanya.
Baca Juga : Bupati Chaidir Syam Dampingi Menhaj Gus Irfan Kunjugi Rumah Jemaah Maros yang Wafat di Tanah Suci
Ada 200 kelompok nelayan dan petambak yang terdaftar sebagai penerima bantuan ini.
Chaidir menyebutkan, bantuan ini disebar di empat kecamatan, yakni Marusu, Maros Baru, Bontoa dan Lau.
“Ada 200 kelompok penerima tersebar di empat kecamatan, yakni di Kecamatan Marusu, Maros Baru, Bontoa, Lau, tidak ada persyaratan khusus, semuanya kita bagikan secara gratis,” tambah.
Baca Juga : Bupati dan Wakil Bupati Maros Jemput Jemaah Haji Kloter 14 di Tengah Guyuran Hujan
Chaidir pun berharap agar bantuan ini sedikit bisa membantu aktivitas masyarakat Khususnya para kelompok penangkap kepiting.
Ia pun berjanji akan terus melakukan perbaikan fasilitas di daerah pesisir Maros ini.
“Di tahun 2023 ada berbagai program yang akan ditujukan kepada masyarakat pesisir selain pemberian bantuan, kita juga akan perbaiki fasilitas, seperti jalan-jalan tambak dan yang lainnya,” tambahnya.
Baca Juga : 111 Warga Maros Pilih Mundur dari PKH, Tak Lagi Bergantung Bansos
Sementara itu, penerima bantuan Nasir mengaku bersyukur dengan adanya bantuan ini.
Dia berharap dengan adanya bantuan ini, jumlah tangkapannya bisa meningkat.
“Dengan adanya tambahan alat tangkap ini, semoga hasil tangkapan ikan dan kepiting bisa bertambah,” tutupnya.