Senin, 09 Februari 2026

Pemkab Maros Bakal Gelar Pasar Murah di 14 Kecamatan Selama Ramadan

Pemkab Maros Bakal Gelar Pasar Murah di 14 Kecamatan Selama Ramadan

ABATANEWS, MAROS – Pemerintah Kabupaten Maros akan menggelar pasar murah di 14 kecamatan selama bulan suci Ramadan 1447 H.

Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan pasar murah akan dilaksanakan secara merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Maros.

“Gerakan pasar murah ini akan terus kami lakukan, bukan hanya hari ini. Kami juga akan melaksanakan operasi pasar di kecamatan-kecamatan,” ujarnya usai pertemuan pasar murah di Lapangan Pallantikang, Senin (9/2/2026).

Baca Juga : 111 Warga Maros Pilih Mundur dari PKH, Tak Lagi Bergantung Bansos

Ia menjelaskan, hal ini akan terjadi seiring dengan perkembangan harga bahan pokok, terutama menjelang Ramadan yang biasanya diikuti peningkatan permintaan masyarakat.

Jika ditemukan adanya pengumuman harga pada komoditas tertentu, Pemkab Maros akan berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk segera melakukan operasi pasar guna menekan kenaikan harga.

Mantan Ketua DPRD Maros itu memastikan ketersediaan stok pangan di Kabupaten Maros menjelang Ramadan masih dalam kondisi aman dan mencukupi.

Baca Juga : Bupati Chaidir Syam Tunjuk Nuryadi Isi Jabatan Plt Kadis Perikanan Maros

Namun demikian, ia mengakui beberapa komoditas, khususnya cabai, berpotensi mengalami kenaikan harga akibat pengaruh musim hujan yang berdampak pada menurunnya produksi petani.

“Secara umum stok pangan tersedia dengan baik. Hanya saja, pada musim hujan biasanya produksi cabai sedikit menurun sehingga mempengaruhi harga,” jelasnya.

Selain menjaga stabilitas harga, Pemkab Maros juga meningkatkan pengawasan terhadap distributor dan pelaku usaha.

Baca Juga : Pemkab Maros Ubah Pola Kerja dan Mobilitas ASN, Hemat Rp2,2 Miliar

Chaidir menegaskan tidak akan menoleransi praktik penimbunan barang yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga di pasaran.

“Distributor tidak boleh melakukan penimbunan atau menahan stok. Jika ditemukan pelanggaran, akan ditindak sesuai aturan melalui aparat penegak hukum,” tegasnya.

Salah seorang warga, Nurhayati, mengaku sengaja datang dan menunggu pelaksanaan pasar murah menjelang Ramadan karena harga kebutuhan pokok biasanya meningkat saat memasuki bulan puasa.

Baca Juga : Maros Juara Umum MTQ XXXIV, Makassar Posisi Kedua

“Biasanya menjelang Ramadan harga naik, jadi kami berharap pasar murah ini sering ada. Kalau harganya lebih murah, kami bisa belanja lebih awal untuk persiapan puasa,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Rahman, Ia berharap pasar murah selama Ramadhan benar-benar dilaksanakan di seluruh kecamatan agar masyarakat di wilayah pinggiran juga bisa merasakan manfaatnya.

“Kami tunggu pasar murah di kecamatan kami. Semoga benar-benar merata sampai ke desa-desa,” .

Komentar