ABATANEWS.COM – Pemerintah menerbitkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 7 Tahun 2023 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1444 Hijriah/2023 Masehi untuk seluruh Embarkasi di Indonesia. Termasuk untuk Embarkasi Makassar.
Biaya tersebut yang Bersumber dari Perjalanan Ibadah Haji dan Nilai Manfaat. Peraturan ini ditandatangani Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 6 April 2023.
Aturan ini diterbitkan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 48 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah dan Pasal 11 ayat (1) Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji.
Baca Juga : Perjuangan Penjual Ikan Keliling Asal Gowa, Nabung Rp30 Ribu Sejak 2010 Hingga Berangkat Haji Tahun Ini
“Menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji atau BPIH Tahun 1444 Hijriah/2023 Masehi yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji atau Bipih dan Nilai Manfaat,” bunyi Keppres dikutip laman Sekretariat Presiden, Jumat (7/4/2023).
Adapun besaran Bipih jemaah haji reguler tahun 1444 H/2023 M sangat beragam. Khusus di Embarkasi Makassar, biaya yang harus dikeluarkan calon jemaah haji sebesar Rp 52.182.703,26.
Adapun data lengkap biaya haji seluruh Embarkasi di Indonesia, sebagai berikut:
Baca Juga : Terbagi 8 Kloter, 2.023 Jemaah Haji Asal Bone Dijadwalkan Berangkat ke Tanah Suci Tahun ini
a. Embarkasi Aceh sebesar Rp44.364.357,26
b. Embarkasi Medan sebesar Rp45.201.652,26
c. Embarkasi Batam sebesar Rp47.429.308,26
Baca Juga : Keberangkatan Jemaah Haji Dimulai 21 April
d. Embarkasi Padang sebesar Rp46.044.850,26
e. Embarkasi Palembang sebesar Rp48.005.008,26
f. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede) sebesar Rp51.338.008,26
Baca Juga : Harga Avtur Naik, Kementerian Haji Kaji Penyesuaian Biaya Haji
g. Embarkasi Jakarta (Bekasi) sebesar Rp51.338.008,26
h. Embarkasi Solo sebesar Rp49.893.981,26
i. Embarkasi Surabaya sebesar Rp55.928.458,26
Baca Juga : Lampaui Kuota, Pelunasan Kuota Haji di Sulsel Tahun 2026 Capai 115 Persen
j. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp50.792.201,26
k. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp50.753.057,26
l. Embarkasi Makassar sebesar Rp52.182.703,26
Baca Juga : Seluruh Jemaah Haji Tiba di Tanah Suci, Berikut Jadwal Puncak Ibadah Haji
m. Embarkasi Lombok sebesar Rp51.268.349,26
n. Embarkasi Kertajati sebesar Rp52.837.858,26
Besaran Bipih jemaah haji ini dipergunakan untuk biaya penerbangan haji, biaya hidup (living cost), serta sebagian biaya layanan Arafah, Mudzalifah, dan Mina.
Baca Juga : 127 Calon Jemaah Haji Parepare Resmi Dilepas Wakil Wali Kota Hermanto
Sedangkan besaran Bipih yang bersumber dari petugas haji daerah (PHD) dan pembimbing kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah KBIHU adalah sebagai berikut
a. Embarkasi Aceh sebesar Rp84.602.294,26
b. Embarkasi Medan sebesar Rp85.439.589,26
Baca Juga : Petani Asal Bogor Usia 100 Tahun Berangkat Haji Setelah Menabung Selama 70 Tahun
c. Embarkasi Batam sebesar Rp87.667.245,26
d. Embarkasi Padang sebesar Rp86.282.787,26
e. Embarkasi Palembang sebesar Rp88.242.945,26
Baca Juga : 125.832 Jemaah Reguler Lunasi Biaya Haji 1446 Hijriah
f. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede) sebesar Rp91.575.945,26
g. Embarkasi Jakarta (Bekasi) sebesar Rp91.575.945,26
h. Embarkasi Solo sebesar Rp90.131.918,26
Baca Juga : Ditutup Mulai Hari Ini, Kuota Jemaah Haji Khusus Sudah Terisi 63,12 Persen
i. Embarkasi Surabaya sebesar Rp96.166.395,26
j. Embarkasi Balikpapan sebesar Rp91.030.138,26
k. Embarkasi Banjarmasin sebesar Rp90.990 .994,26
Baca Juga : Ditutup Mulai Hari Ini, Kuota Jemaah Haji Khusus Sudah Terisi 63,12 Persen
l. Embarkasi Makassar sebesar Rp92.420.640,26
m. Embarkasi Lombok sebesar Rp91.506.286,26
n. Embarkasi Kertajati sebesar Rp93.075.795,26
Baca Juga : Ditutup Mulai Hari Ini, Kuota Jemaah Haji Khusus Sudah Terisi 63,12 Persen
Bipih PHD dan KBIHU ini dipergunakan untuk biaya penerbangan, akomodasi, konsumsi, transportasi, pelayanan di Arafah, Mudzalifah, dan Mina.
Kemudian pelindungan, pelayanan di embarkasi atau debarkasi pelayanan keimigrasian, premi asuransi dan pelindungan lainnya, dokumen perjalanan, biaya hidup (living cost), pembinaan jemaah haji di tanah air dan Arab Saudi, pelayanan umum di dalam negeri dan Arab Saudi, dan pengelolaan BPIH.
Keppres juga mengatur tentang besaran BPIH tahun 1444 Hijriah/2023 Masehi yang bersumber dari nilai manfaat yang digunakan untuk membayar selisih BPIH dengan besaran Bipih sebesar Rp8.090.360.327.213,67.
Baca Juga : Ditutup Mulai Hari Ini, Kuota Jemaah Haji Khusus Sudah Terisi 63,12 Persen
Sementara besaran BPIH Tahun 1444 Hijriah/2023 Masehi yang bersumber dari nilai manfaat untuk jemaah haji reguler lunas tunda sebesar Rp845.708.000.000,00.
Disebutkan dalam Keppres, dalam hal terjadi perubahan besaran BPIH yang bersumber dari nilai manfaat untuk jemaah haji reguler lunas tunda, itu ditetapkan oleh Menteri Agama (Menag).
“Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,” bunyi ketentuan penutup Keppres 7/2023 tersebut.