Rabu, 21 Desember 2022

Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi, ASS: Lebih Tertib dalam Sistem Penganggaran

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman (ASS) saat menghadiri kegiatan Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2023-2024 di Thamrin Nine Ballroom Jakarta, Selasa (20/12/2022).
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman (ASS) saat menghadiri kegiatan Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2023-2024 di Thamrin Nine Ballroom Jakarta, Selasa (20/12/2022).

ABATANEWS, JAKARTA – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman (ASS) menghadiri kegiatan Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2023-2024 di Thamrin Nine Ballroom Jakarta, Selasa (20/12/2022).

Diketahui berdasarkan mandat Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) bahwa aksi pencegahan korupsi disusun setiap dua tahun sekali. Stranas PK periode 2021-2022 sendiri telah selesai akhir tahun ini.

Penyusunan aksi pencegahan korupsi tahun 2023-2024 ini mencakup tiga fokus area Stranas PK yaitu: Perizinan dan Tata Niaga, Keuangan Negara, dan Penegakan Hukum dan Reformasi Birokrasi.

Baca Juga : Perluas Akses Pendidikan, Gubernur Andi Sudirman Buka Beasiswa bagi Anak Yatim dan/atau Piatu Jenjang SD, SMP, dan SMA

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengatakan dengan adanya sistem ini, Pemprov Sulsel sangat membantu perencanaan yang terintegrasi.

“Kita lebih tertib dalam sistem penganggaran, karena dapat melakukan monitor secara terpusat, sehingga ini akan menjadi prosedur yang baik kepada seluruh daerah,” kata Andi Sudirman dalam rilis yang diterima Rabu (21/12/2022).

Pihaknya berharap dengan Stranas PK ini, mampu memperkuat komitmen pelaksanaan aksi pencegahan korupsi di lingkup Pemprov Sulsel, sehingga hadir pemerintahan yang bersih dan melayani.

Baca Juga : Gubernur Andi Sudirman Gerakkan 3.060 Desa dan Kelurahan Percepat Penurunan Stunting

Dalam kesempatan itu juga, Gubernur Sulsel menerima SKB (Surat Keputusan Bersama) Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2023-2024 yang diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar Anas.

“Terima kasih, ini merupakan wujud nyata komitmen, untuk bisa terlibat mendukung sepenuhnya aksi pencegahan korupsi,” ungkapnya.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi selaku Koordinator Tim Nasional Stranas PK Firli Bahuri dalam sambutannya mengatakan, pencegahan korupsi menjadi penting karena melalui pencegahan maka kita telah menyelamatkan potensi kerugian negara.

Baca Juga : IIFS 2026, Gubernur Andi Sudirman Dorong Produk Unggulan Daerah Tembus Pasar Industri Halal Global

“KPK telah menyelamatkan kurang lebih kerugian negara Rp57,9 triliun tahun 2022. Hal ini kita lakukan melalui upaya pencegahan korupsi ini,” katanya.

Sementara itu, menurut Menteri Koordinator dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bahwa Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2023-2024 ini sangat penting karena

melihat masalah itu harusnya lebih sederhana lagi, agar dipecahkannya lebih mudah.

Baca Juga : SYAFIF Goes to Makassar, Pemprov Sulsel Dorong Penguatan Ekonomi Syariah

Kegiatan Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2023-2024 ini juga dihadiri Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi selaku Koordinator Tim Nasional Stranas PK Firli Bahuri, Menteri Koordinator dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Penulis : Wahyuddin
Komentar