ABATANEWS, MAKASSAR – Warga di Kepulauan Selayar, Sulsel memilih mengungsi pasca gempa. Apalagi dengan adanya peringatan dini tsunami sebelumnya dari BMKG terkait gempa di Larantuka, NTT.
Bupati Kepulauan Selayar, Muh Basli Ali mengatakan meski BMKG telah mengumumkan status potensi tsunami berakhir, warga Selayar tetap memilih untuk mengungsi. Mereka (masyarakat) memilih mengungsi di daerah yang lebih tinggi.
“Jumlah pengungsinya, hampir seluruh warga Selayar mengungsi dan mengevakuasi diri ke dataran tinggi,” ujar Muh Basli Ali, Selasa (14/12/2021).
Baca Juga : Lansia Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Manado Usai Genpa Magnitude 7,6 Guncang Sulut
Ia belum bisa merinci lokasi mana saja yang menjadi tempat pengungsian bagi warga. Sebab menurutnya, titik pengungsian sangat banyak dan difokuskan di dataran tinggi.
“Yang pasti, kita sudah melakukan edukasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar siaga bencana di setiap wilayah kecamatan di Selayar,” pungkasnya.