Jumat, 06 Februari 2026

Panen Raya di Maros, Menko Pangan Zulkifli Hasan Dorong Percepatan Swasembada Pangan

Panen Raya di Maros, Menko Pangan Zulkifli Hasan Dorong Percepatan Swasembada Pangan

ABATANEWS, MAROS – Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mencapai target serapan gabah setara 4 juta ton beras pada tahun 2026. Optimisme ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), saat menghadiri Panen Raya dan Launching Serapan Gabah di Kelurahan Taroada, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Jumat (6/2/2026).

Acara yang juga dihadiri Direktur Utama Bulog, Mayjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani ini, menjadi momentum untuk mengawali program serapan secara nasional.

Dalam sambutannya, Zulhas secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada TNI, yang dinilai telah berperan besar dalam memperbaiki sistem logistik dan pengadaan gabah.

Baca Juga : 111 Warga Maros Pilih Mundur dari PKH, Tak Lagi Bergantung Bansos

Dia juga menyebut peran krusial Babinsa (Bintara Pembina Desa) memnatu dalam kerja sama dengan koperasi di tingkat kecamatan untuk menampung hasil panen petani.

Zulhas mengungkapkan keyakinannya target 4 juta ton setara beras dapat tercapai, bahkan terlampaui.

“Tahun lalu sudah bisa 4 juta lebih. Tahun ini 4 juta, insya Allah. Bahkan saya yakin akan bisa lebih dari 4 juta,” tegasnya.

Baca Juga : Bupati Chaidir Syam Tunjuk Nuryadi Isi Jabatan Plt Kadis Perikanan Maros

Pencapaian ini, menurutnya, akan membuka peluang bagi Indonesia untuk tidak lagi mengimpor, bahkan berpotensi mengekspor beras. Untuk saat ini, bahkan menurutnya sudah terserap 200 ribu ton.

Di sisi lain, Zulhas juga memuji kinerja Bupati Maros, Chaidir Syam, dan Bupati Gowa Sitti Husnia Talenrang atas dukungannya.

“Sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat, akan dibangun satu gedung gudang (gedang) baru di masing-masing kabupaten tersebut untuk memperkuat logistik pangan,” ungkapnya.

Baca Juga : Pemkab Maros Ubah Pola Kerja dan Mobilitas ASN, Hemat Rp2,2 Miliar

Sementara itu, Bupati Maros, Chaidir Syam, memaparkan pada 2025, luas panen di Maros mencapai 48.324 hektare dengan produksi 309.654 ton gabah.

“Lokasi panen raya hari ini berada di hamparan seluas 104,3 hektare yang dikelola Kelompok Tani Sanggalia Jaya” serunya.

Untuk meningkatkan produksi, Pemkab Maros berfokus pada peningkatan Indeks Pertanaman (IP). Saat ini, sebagian lahan di Maros sudah mencapai IP 300 (tiga kali panen dalam setahun), seperti di Kecamatan Bantimurung dan Simbang.

Baca Juga : Maros Juara Umum MTQ XXXIV, Makassar Posisi Kedua

“Dengan hadirnya Bendungan Tompobulu, daerah yang sebelumnya dua kali panen, tahun 2026 diharapkan bisa mencapai IP tiga kali,” jelas Chaidir.

Target luas tanam padi di Maros untuk 2026 ditetapkan sebesar 61.000 hektare.

Komentar