ABATANEWS, JAKARTA – Memilih susu pertumbuhan untuk anak dalam keluarga Muslim bukan hanya mempertimbangkan kandungan nutrisi dan harga. Status halal, keamanan produk, sumber bahan, proses produksi, serta kesesuaian dengan kondisi anak juga perlu diperiksa.
Sertifikat halal memberi kepastian bahwa bahan dan proses produk telah melalui pemeriksaan sesuai ketentuan jaminan produk halal. Namun, orang tua tetap perlu membaca komposisi dan Informasi Nilai Gizi agar memahami produk secara menyeluruh.
Di Indonesia, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal atau BPJPH menjadi otoritas penyelenggara jaminan produk halal. Lembaga ini antara lain menerbitkan sertifikat, meregistrasi sertifikat halal luar negeri, dan melakukan pengawasan.
Salah satu susu anak bersertifikasi dan Halal yang hadir di Indonesia adalah AceKid. Susu pertumbuhan dengan sumber susu terlacak dan ajakan untuk Cek Komposisi sebelum memilih.
Berikut beberapa hal yang dapat menjadi panduan bagi keluarga Muslim modern sebelum memilih susu anak.
1. Verifikasi status halal
Logo halal menjadi pemeriksaan awal, tetapi Mom sebaiknya tidak berhenti pada gambar di kemasan. Periksa nama produk, produsen, nomor sertifikat, dan lembaga yang menerbitkannya.
Produk impor yang telah memperoleh sertifikat halal di negara asal tetap harus mengikuti mekanisme pengakuan dan registrasi di Indonesia. Sertifikat dari lembaga luar negeri tidak otomatis berlaku tanpa proses yang ditetapkan BPJPH.
Verifikasi dapat dilakukan melalui kanal resmi BPJPH. Langkah ini membantu Mom menghindari produk dengan logo halal yang tidak jelas atau informasi sertifikat yang sudah tidak sesuai.
2. Pastikan izin edar
Status halal dan keamanan pangan memiliki ruang pemeriksaan yang berbeda. Karena itu, produk juga perlu memiliki izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan. Nomor registrasi BPOM biasanya tercantum pada kemasan.
Konsumen dapat mencocokkannya melalui layanan Cek Produk BPOM untuk melihat nama produk, merek, produsen, dan informasi izin edarnya.
Mom juga perlu memeriksa tanggal kedaluwarsa, kondisi segel, serta keutuhan kemasan. Hindari produk yang kalengnya penyok parah, segelnya rusak, atau informasi labelnya sulit dibaca.
3. Lakukan Cek Komposisi
Hasil FGD internal AceKid terhadap 1.300 ibu menunjukkan 56 persen responden mengutamakan informasi nilai gizi ketika membeli susu. Sebanyak 33 persen memperhatikan komposisi dan 11 persen mempertimbangkan rekomendasi dokter.
Informasi nilai gizi menunjukkan kandungan nutrisi per sajian. Sementara itu, daftar komposisi membantu Mom memahami bahan yang digunakan untuk membentuk produk tersebut.
Saat melakukan Cek Komposisi, perhatikan:
● Bahan yang tercantum pada urutan awal
● Sumber protein dan karbohidrat
● Kandungan sukrosa atau sirup jagung
● Keberadaan maltodekstrin
● Perisa yang digunakan
● Informasi alergen
● Kesesuaian produk dengan usia anak
Maltodekstrin merupakan karbohidrat hasil pemecahan pati. Keberadaannya tidak otomatis membuat sebuah produk berbahaya. Namun, Mom tetap berhak mengetahui bahan tersebut dan mempertimbangkannya bersama keseluruhan formulasi.
4. Periksa sumber susu
Sumber bahan menjadi perhatian yang semakin besar. Dalam FGD internal AceKid, sebanyak 87 persen responden menyatakan sumber susu penting saat mempertimbangkan produk untuk anak.
Mom dapat mencari informasi mengenai asal bahan baku, peternakan, sistem pengawasan, serta apakah sumber susunya dapat ditelusuri. Konsep traceable milk source membantu konsumen memahami perjalanan bahan dari sumber hingga produksi.
Produk susu pertumbuhan dapat menggunakan susu segar atau bahan susu yang telah berbentuk bubuk. Perbedaan tersebut terutama berada pada bentuk bahan awal dan tahapan pengolahannya.
Istilah natural whole milk merujuk pada susu utuh yang digunakan sebagai bahan utama. Meski demikian, kualitas akhir tetap dipengaruhi keseluruhan komposisi, kebersihan produksi, pengemasan, penyimpanan, dan cara penyajian.
5. Pahami proses produksi
Keluarga modern semakin mudah mengakses informasi mengenai cara suatu produk dibuat. Transparansi proses dapat membantu Mom menilai apakah produsen menerapkan pengendalian mutu secara konsisten.
Salah satu sistem yang digunakan dalam produksi susu ialah one-step fresh. Proses ini mengolah susu segar secara langsung menjadi produk bubuk melalui rangkaian yang lebih ringkas.
Kelarutan juga perlu diperhatikan karena berkaitan dengan pengalaman penyajian. Teknologi flash dissolution, misalnya, dirancang agar bubuk lebih cepat dan mudah larut tanpa meninggalkan gumpalan.
Namun, teknologi kelarutan bukan bukti bahwa susu pasti mencegah sembelit atau gangguan pencernaan. Istilah penyerapan lebih baik dan pencernaan nyaman tetap perlu dinilai berdasarkan formulasi lengkap serta respons masing-masing anak.
6. Sesuaikan dengan kebutuhan anak
Tidak ada satu produk yang dapat dipastikan menjadi susu cocok bagi semua anak. Mom perlu mempertimbangkan usia, pola makan, pertumbuhan, riwayat alergi, kondisi pencernaan, dan rekomendasi dokter. Susu pertumbuhan untuk anak usia 1 sampai 3 tahun berfungsi sebagai pelengkap makanan beragam, bukan pengganti makanan utama. Anak tetap membutuhkan sumber protein, karbohidrat, sayur, buah, dan lemak dari menu sehari-hari.
Apabila anak mengalami ruam, muntah berulang, diare berkepanjangan, darah pada tinja, atau berat badan tidak bertambah, konsultasikan dengan dokter spesialis anak.
Jangan mengganti produk berkali-kali tanpa mengetahui penyebab keluhan. Transparansi AceKid Salah satu pilihan untuk anak usia 1 sampai 3 tahun ialah AceKid Activegro Stage 3. Produk yang dikembangkan FEIHE International bersama MAKUKU Indonesia ini telah memiliki izin edar BPOM dan sertifikasi halal untuk pasar Indonesia.
AceKid menggunakan natural whole milk atau susu segar sebagai bahan utama dan diklaim sebagai susu pertumbuhan pertama di Indonesia terbuat dari susu segar. Bahan bakunya berasal dari kawasan yang disebut golden milk source
dengan pendekatan natural and fresh. Melalui konsep traceable milk source, asal bahan bakunya dapat ditelusuri.
Susu segar tersebut diproses menggunakan one-step fresh dalam rangkaian langsung menjadi produk bubuk. AceKid juga menggunakan teknologi flash dissolution untuk membantu susu lebih mudah larut.
Dari sisi formulasi, AceKid diposisikan sebagai susu tanpa maltodekstrin dan susu tanpa perisa sintetik. Produk ini juga tidak menggunakan tambahan sukrosa maupun sirup jagung. Karakteristik tersebut tetap tidak menggantikan kebutuhan Mom untuk memeriksa label produk secara langsung. Pastikan tahap usia, nomor izin edar, sertifikat halal, komposisi, informasi alergen, dan petunjuk penyajian sesuai kebutuhan si kecil.
Bagi keluarga Muslim modern, memilih susu anak berarti menggabungkan prinsip halal, keamanan, transparansi, dan kecermatan membaca label. Dengan langkah tersebut, Mom dapat menentukan pilihan secara lebih tenang tanpa hanya mengandalkan klaim pada bagian depan kemasan.