ABATANEWS, MAKASSAR — Tingkat Gemar Membaca (TGM) kota Makassar meningkat, daerah berjuluk kota Daeng ini berada pada posisi ke-10 secara nasional.
Hal itu berdasar pada laporan Kajian Kegemaran Membaca Masyarakat Indonesia Tahun 2022 dari Perpustakaan Nasional RI.
Baca Juga : Seleksi 103 Imam Kelurahan, Wali Kota Minta Imam Kompeten dari Proses Bersih dan Berintegritas
“TGM Kota Makassar tahun ini meningkat 6,44 poin dari tahun sebelumnya yakni 63,71 (2021),” ujar Pustakawan Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Tulus Wulan Juni, Jumat (20/1/2022).

Tulus Wulan bilang, capaian nilai tersebut masih tertinggi dibandingkan rata-rata Nasional, yakni 63,90 (2022) dan 59,52 (2021) dan juga di Sulawesi Selatan yakni 67,62 (2022) dan 63,10 (2021).
Baca Juga : Pemkot Makassar Dorong Penanganan ODGJ Sesuai SOP
Ada lima aspek perhitungan TGM, yakni tingkat frekuensi nembaca per minggu, tingkat durasi membaca atau lama waktu membaca per hari, tingkat jumlah buku atau jumlah buku yang diselesaikan di baca dalam 3 bulan, frekuensi akses internet untuk bahan bacaan, dan durasi akses internet untuk bahan bacaan.
“Kelima aspek tersebut yang menjadi catatan untuk ditingkatkan adalah daya baca atau durasi baca sehingga akan menjadi referensi untuk perencanaan program dan Kegiatan Dinas Perpustakaan kedepannya,” tuturnya.
Hasil TGM Kota Makassar secara Nasional, tidak jauh berbeda dengan yang dilakukan oleh Tim Survey Independen Dinas Perpustakaan Makassar tahun 2022 yakni dinilai 64, 56 (Tinggi) atau meningkat dari tahun sebelumnya di tahun 2021 yakni 45,31 (Sedang).
Baca Juga : 118 Pedagang di Pasar Mamajang Makassar Bongkar Lapak Sukarela Lewat Pendekatan Humanis
“Kota Makassar patut berbangga karena menjadi salah satu daerah diluar jawa yang masuk 10 besar score tertinggi Tingkat Kegemaran Membaca untuk terus dipertahankan dan ditingkatkan,” bebernya.
Berikut kesepuluh daerah dengan TGM scor tertinggi:
1. Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta (73,21)
Baca Juga : Wali Kota Munafri Dorong Dialog Rutin Pekerja-Pengusaha, Jadi Kunci Atasi Konflik
2. Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta (72,46)
3. Kota Semarang, Jawa Tengah (72,33)
4. Kota Bandung, Jawa Barat (72,15)
Baca Juga : Wali Kota Munafri Ajak KPMI Perkuat UMKM dan Bangkitkan Pasar Sentral
5. Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta (71,51)
6. Kota Surabaya, Jawa Timur (71,21)
7. Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah (70,74)
Baca Juga : Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Wali Kota Munafri Kerahkan Tim ATS Jemput Siswa Kembali Sekolah
8. Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta (70,29)
9. Kabupaten Karawang, Jawa Barat (70,16)
10. Kota Makassar, Sulawesi Selatan (70,15)
Skala Nilai TGM yang digunakan yakni sangat rendah dinilai 0 – 20, Rendah dinilai 20,1 – 40, Sedang dinilai 40,1 – 60, Tinggi dinilai 60,1 – 80 dan Sangat Tinggi dinilai 80,1 – 100.