Selasa, 11 Juni 2024 21:33

Kepala BKKBN RI Puji Pemkot Palopo yang Mampu Tangani dengan Baik Stunting

Kepala BKKBN RI Puji Pemkot Palopo yang Mampu Tangani dengan Baik Stunting

ABATANEWS, PALOPO – Pj. Wali Kota Palopo, Asrul Sani, mendampingi Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo dalam kunjungan kerjanya untuk menghadiri Kick Off Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting.

Kegiatan pencegahan stunting secara serentak di Kota Palopo ini, dilaksanakan di Posyandu Nuri, Kelurahan Penggoli, Kecamatan Wara Utara, Selasa (11/6/2024).

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelayanan KB MKJP sekaligus pre service training bagi mahasiswa S1 Kebidanan.

Baca Juga : Pj Bupati Palopo Apresiasi Kelurahan Latuppa yang Mampu Zero Kasus Stunting

Sektretaris Daerah Kota Palopo, Drs. H. Firmanza DP, selaku Ketua TPPS Kota Palopo melaporkan, pencegahan stunting telah menjadi agenda nasional.

“Sehingga kita berkewajiban untuk menyukseskan agenda ini. Untuk melaksanakan agenda tersebut beberapa langkah telah kami kerjakan, di antaranya kami telah mendata ibu hamil, calon pengantin dan balita dalam wilayah Kota Palopo,” kata Firmanza DP.

“Kami juga telah melaksanakan pendampingan terhadap ibu hamil dan balita di posyandu. Selanjutnya melaksanakan penginputan hasil pencatatan ke aplikasi E-PPGBM pada hari pelaksanaan kegiatan dan melaksanakan monitoring pada saat pelaksanaan intervensi serentak,” katanya.

Baca Juga : Ikuti Surat Kemendagri, Pemkot Palopo Bakal Laksanakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting

Firmanza menambahkan, telah dialokasikan anggaran sebesar 33 miliar pada tahun anggaran 2024 yang tersebar di 12 perangkat daerah Kota Palopo.

“Adapun capaian penurunan stunting di Kota Palopo pada tahun 2023 berdasarkan data SKI sebesar 25,5%, sedangkan untuk capaian E-PPGBM sebesar 1,98% atau sebanyak 228 kasus pada bulan Agustus 2023. Untuk saat ini di 78 kasus stunting. Terjadi penurunan sebanyak 150 kasus stunting,” jelasnya.

Sementara itu, Pj. Wali Kota Palopo, Asrul Sani, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Kepala BKKBN RI di Kota Palopo.

Baca Juga : Pemkot Palopo Gelar Rakor, Bahas Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial

“Percepatan penurunan stunting telah menjadi agenda nasional. Perlu diketahui bahwa data terakhir tersisa 78 kasus stunting di Kota Palopo, dan bahkan ada 12 kelurahan yang Zero Stunting,” kata Asrul Sani.

Hal ini, kata Asrul, berkat kolaborasi dan kerja sama semua pihak. Semua ini dilakukan, kata Asrul, karena menyangkut generasi kedepan bangsa Indonesia.

“Maka dari itu penurunan stunting merupakan program utama selain inflasi. Kami berharap ke depannya Kota Palopo dapat men-zero-kan stunting. Selaku Pemerintah Kota Palopo kami juga berharap bahwa bapak kepala BKKBN RI dapat selalu memberikan arahan dan bimbingan terkait dengan hal ini,” jelasnya.

Baca Juga : Pj Wali Kota Palopo Serahkan Mobil Sampah ke Dinas Lingkungan Hidup

Pada kesempatan ini, Kepala BKKBN RI Hasto Wardoyo, mengatakan, bahwa Kota Palopo sangat istimewa, capaian data E-PPGBM yang by name by address hanya 1,98% mengalahkan kota-kota besar di Pulau Jawa.

“Baru kali ini di Kota Palopo anak teridentifikasi stunting dibagi habis kepada TNI, Polri, Perguruan Tinggi, Perangkat Daerah sebagai bapak dan Bunda asuh. Gotong royong adalah kekuatan yang besar. dari 228 kasus tersisa 78 kasus stunting,” kata Hasto Wardoyo.

“Ini hal yang sangat luar biasa. Terima kasih kepada bapak Pj. Wali Kota Palopo beserta jajaran atas kerja samanya dalam penurunan stunting,” tandasnya.

Baca Juga : Pj Wali Kota Palopo Silaturahmi Penyuluh dan Kelompok Wanita Tani

Dalam rangkaian kegiatan ini juga dilaksanakan penyerahan secara simbolis PMT berbahan dasar lokal kepada ibu hamil, bayi dan balita serta pemberian plakat/cinderamata. Dilanjutkan Peninjauan pelayanan KB MKJP sekaligus Pre Service Training bagi Mahasiswa S1 Kebidanan.

Turut hadir Direktur Bina Pelayanan KB Wilayah Khusus BKKBN, PLH. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulsel, Unsur Forkopimda Kota Palopo, Pj. Ketua PKK Kota Palopo, Rektor perguruan tinggi se-Kota Palopo.

Selain itu, hadir pula Kepala Perangkat Daerah Kota Palopo, Camat dan Lurah se-Kota Palopo, Tim Penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga, Kader Pemberdayaan Masyarakat, serta tamu undangan.

Penulis : Azwar
Komentar