ABATANEWS, MAKASSAR – Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) tengah berupaya membongkar penyebab KM Nurul Salsa tenggelam hingga mengakibatkan korban jiwa dan sejumlah orang masih hilang.
Kapal yang membawa 78 penumpang beserta awak kapal itu sebelumnya tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Rabu 15 Juli 2026 lalu.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, dugaan sementara hingga KM Nurul Salsa tenggelam karena kelebihan muata.
Baca Juga : Bus Bintang Zahira Diduga Tak Layak Beroperasi, Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Segera Bertindak
Pasalnya, setelah tenggelam ditemukan manifest yang tidak sesuai dengan kapasitas muatan kapal yang telah ditentukan.
“Yang kita ketahui dari manifest kan ada 45, kemudian ditemukan data korban berdasarkan hasil identifikasi dan juga laporan itu sudah ada 78 penumpang,” jelas Didik Supranoto kepada wartawan Biddokkes Polda Sulsel, Rabu (22/7/2026).
Dari temuan itu, terindikasi bahwa KM Nurul Salsa saat kejadian kelebihan muatan. Namun, indikasi itu belum bisa disimpulkan karena pihaknya masih melakukan penyelidikan.
Baca Juga : 2 Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa Diterima Tim DVI Polda Sulsel, 21 Orang Diperiksa
Proses penyelidikan dengan memeriksa 21 saksi mulai dari nahkoda, ABK, pihak agen pelayaran dan juga pihak syahbandar. Didik mengaku akan segera menyampaikan perkembangan terbaru jika telah proses pemeriksaan telah rampung.
“Nanti akan kita sampaikan setelah dilakukan pemeriksaan dari syahbandar dan juga yang lainnya. Apakah kapal itu layak atau tidak itu hasil penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Meski begitu, pihaknya telah menyiapkan swjumlah pasal untuk menjerat pelaku jika terbukti bersalah. Didik memperkirakan tersangka nantinya akan dikenakan pasal berlapis.
Baca Juga : Diduga Korban KM Nurul Salsa, Tim SAR Gabungan Temukan Jenazah Perempuan di Perairan Pangkep
“Pasal pertama pasal 474 ayat 2 KUHP, kemudian pasal 551 huruf A KUHP, dan kemudian pasal 20 KUHP. Ini yang akan kita terapkan sesuai dengan porsi mereka atau kesalahan mereka pada terjadinya tenggelamnya kapal Nurul Salsa ini. Nanti perkembangan akan kita sampaikan,” pungkasnya.