Selasa, 11 Agustus 2026

Kebakaran di Kandea Hanguskan 37 Rumah, 245 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Kondisi rumah di Kandea pasca terbakar pada Senin malam (10/8/2026). (Foto: BPBD Makassar)
Kondisi rumah di Kandea pasca terbakar pada Senin malam (10/8/2026). (Foto: BPBD Makassar)

ABATANEWS, MAKASSARKebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat di Jalan Kandea 3 Lorong 2 dan 3, Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) Senin (10/8/2026) malam.

Berdasarkan data awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.10 WITA ini mengakibatkan 37 rumah rusak dan berdampak pada 245 warga dari 60 Kepala Keluarga (KK).

Api dengan cepat menyambar bangunan yang mayoritas berstruktur semi-permanen sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas. Dari total 37 rumah yang terdampak, terdiri dari rusak berat 25 unit, rusak sedang 7 unit dan rusak ringan 5 unit.

Baca Juga : 2 Orang Alami Sesak Napas Saat Kebakaran di Lantai 4 Nipah Mall Makassar

Secara sebaran wilayah, sebanyak 20 rumah terdampak berada di RT 03/RW 04, sedangkan 17 rumah sisanya berlokasi di RT 04/RW 04. BPBD mencatat dari total 245 jiwa yang terdampak, terdapat sejumlah warga dari kelompok rentan.

Antara lain, anak-anak: 63 jiwa, balita 30 jiwa, lansia 11 jiwa, ibu hamil 1 jiwa. Meski dua warga dilaporkan mengalami luka ringan, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar menyampaikan bahwa pascapemadaman, prioritas utama tim di lapangan adalah mendata kebutuhan dasar, khususnya bagi kelompok rentan.

Baca Juga : Kebakaran di Adiyaksa Baru, 4 Rumah dan 3 Kendaraan Hangus Dilalap Ap

“Setelah api berhasil dikendalikan, fokus kami adalah memastikan kondisi warga, melakukan asesmen kerusakan, dan mendata kebutuhan mendesak, terutama bagi anak-anak, balita, lansia, dan kelompok rentan,” ujarnya, Selasa (11/8/1026).

Sejumlah bantuan mendesak yang saat ini dibutuhkan warga meliputi terpal, baby kit, family kit, obat-obatan P3K, pakaian, sarung, hingga selimut.

– Penanganan Pascakebakaran dan Trauma Healing

Baca Juga : BPBD Makassar Salurkan Bantuan Berdasarkan Asesmen, Wali Kota Tinjau Korban Kebakaran Tallo

Pemerintah Kota Makassar memastikan penanganan tidak berhenti pada fase pemadaman darurat. Asesmen lanjutan terus dilakukan sebagai acuan penyaluran bantuan logistik hingga rencana rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan yang rusak.

“Api memang sudah padam, tetapi bagi warga terdampak, persoalan belum selesai. Pemerintah harus hadir pada fase pemulihan. Kami akan melihat apa yang paling mendesak dan apa yang dibutuhkan untuk mempercepat recovery warga,” tegas Kepala Pelaksana BPBD.

Selain bantuan fisik, BPBD Makassar juga menyiapkan layanan dukungan psikososial atau trauma healing untuk mendampingi anak-anak serta kelompok rentan yang mengalami trauma psikologis pascabencana.

Komentar