Kamis, 27 Juni 2024

Job Fair Pemkab Maros Hadirkan 633 Lowongan Kerja dari 26 Perusahaan

Job Fair Pemkab Maros Hadirkan 633 Lowongan Kerja dari 26 Perusahaan

ABATANEWS, MAROS — Even job fair atau bursa kerja kembali digelar Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP-Tk) Kamis, 27 Juni di Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP).

Acara pembukaan hanya dihadiri puluhan pencari kerja, selebihnya pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan perusahaan yang menawarkan lowongan pekerjaan.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan, Nuryadi mengatakan kalau panitia telah mengatur jadwal pembukaan acara dengan kedatangan peserta pencari kerja.

Baca Juga : 396 Guru PPPK Paruh Waktu di Maros Berpeluang Jadi Penuh Waktu Tanpa Seleksi

“Karena kalau tahun lalu itu bersamaan dengan acara pembukaan dengan peserta, dan sangat padat. Makanya kali ini diumumkan agar peserta datang diatas jam 10.00 Wita,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata dia, job fair ini gelar dua hari dan ada 633 lowongan pekerjaan yang disediakan 26 perusahaan.

“Dari 633 lowongan pekerjaan yang terbuka, satu persen dikhususkan untuk disabilitas,” katanya.

Baca Juga : Bupati Maros Bawa Keluarga Vallen ke DPR, Minta Negara Kawal Kasus di Armenia Agustus 20, 2026

Namun kata dia, ini hanya berlaku bagi perusahaan yang telah menyerap 100 orang pekerja

“Jika perusahaan sudah berkaryawan 1.000 orang berarti harus merekrut 10 orang disabilitas, kalau 100 yah satu orang,” jelasnya.

Akan tetapi saat ini masih banyak perusahaan yang belum memahami aturan tersebut.

Baca Juga : 204 Warga Binaan di Maros Dapat Remisi HUT RI, 2 Orang Langsung Bebas

“Tahun ini Dinas keternagakerjaan telah berdiri sendiri maka akan ada bidang yang mengevaluasi perusahaan yang tidak menaati aturan,” katanya.

Jika perusahaan tidak menaati aturan tersebut makan izin operasional perusahaan tersebut akan ditarik.

Sementara itu Sekda Maros, Andi Davied Syamsuddin mengatakan job fair ini bertujuan untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja.

Baca Juga : HUT ke-81 RI, Bupati Maros Singgung Soal Angka Pengangguran dan Kemiskinan

“Sebuah langkah untuk mempercepat capaian visi misi Bupati-Wakil bupati untuk menyiapkan 20.000 akses peluang kerja,” kata mantan Kadis Kominfo Maros ini.

Dia juga mengatakan saat ini geliat investasi di Maros sedang mengalami peningkatan.

“Tahun kemarin peningkatannya mencapai sekitar Rp700 miliar,” sebut mantan Camat Bontoa ini.

Baca Juga : 600 Pelari Ramaikan Camba Run 2026, Peserta Datang dari Papua hingga Kendari

Kemudian triwulan pertama di 2024 Maros masuk lima Kabupaten yang mengalami akselarasi tinggi percepatan investasi daerah.

“Lima kabupaten itu yakni Makassar, Luwu, Luwu Timur, Gowa dan Maros,” urainya.

Dia menyebut jika dari tahun 2022 ke 2023 angka pengangguran di Maros menurun.

Baca Juga : DPRD Maros Sepakati APBD Perubahan dan KUA-PPAS 2027

Khusus tingkatan pendidkan SD yang dapat tingkat pengangguran 4 persen.

“SMP 0,92 persen, SMA 8,15 persen, Strata 1, 2,54 persen,” katanya.

Sementara pada 2023 SD 1,79 persen, SMP 3,36 persen, SMA 5,48 persen dan Strata 1, 4,99 persen.

Penulis : Azwar
Komentar