ABATANEWS, SURAKARTA — Siti Dyah Sujirah meninggal dunia pada Kamis (5/1/2023). Sipon, begitu ia akrab disapa saat masih hidup, merupakan istri dari penyair dan aktivis terkenal di zaman orde baru, Wiji Thukul.
Juru bicara keluarga, Hastin Dirgantari, mengatakan, Sipon meninggal akibat terkena serangan jantung. Pada Rabu (4/1/2023) malam, Sipon sempat dilarikan ke rumah sakit karena mengalami sesak napas.
Menurut Hastin, kondisi kesehatan Sipon dalam rentan waktu dua pekan terakhir, cukup buruk. Saat diperiksa di rumah sakit, Sipon diketahui mengalami kenaikan gula darah, sedangkan tekanan darahnya rendah.
“Sakitnya ternyata jantung. Kemarin dia mengeluh sakit dan ketakutan. Saya enggak tahu takutnya apa,” kata Hastin kepada awak media.
Sipon sempat tak terima dengan pernyataan dokter. Hastin kemudian menelepon anak laki-laki Sipon, Fajar Merah, yang tinggal di Wonogiri. Fajar membujuk ibunya agar mau ke rumah sakit.
Kondisi Sipon sempat membaik pada pagi hari. Putri sulungnya sempat meninggalkan Sipon di rumah sakit.
Namun, pada siang hari, kondisinya memburuk. Keluarga diminta kembali ke rumah sakit.
“Kita diminta untuk kembali ke rumah sakit. Sampai di sana, kondisinya sudah serangan jantung,” kata Hastin.
“Sekarang Mbak Pon sudah sembuh dari sakitnya, sudah beristirahat dengan tenang dan damai di surga,” ucapnya.
Wiji Thukul merupakan salah seorang aktivis dan penyair di zaman Orde Baru. Kisahnya sebagai seorang aktivis diadaptasikan ke dalam film layar lebar berjudul ‘Istirahatlah Kata-kata’.
Wiji adalah satu dari 13 orang hilang menjelang tumbangnya rezim Orde Baru.