ABATANEWS, MAROS –Dinas Kesehatan Kabupaten Maros menggelar Kick Off Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP) Rabu, 24 Juli di Ball Room Hotel Dalton Makassar.
Integrasi ini diharapkan dapat mendekatkan layanan kesehatan di lingkungan masyarakat dan skrining kesehatan sedini mungkin.
Kick off ini ditandai dengan penandatanganan komitmen dengan 14 Puskesmas.
Baca Juga : 396 Guru PPPK Paruh Waktu di Maros Berpeluang Jadi Penuh Waktu Tanpa Seleksi
Dalam kegiatan ini dihadiri langsung Direktur Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, dr Elvieda Sariwati, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, dr HM Ishaq Iskandar, Bupati Maros, AS Chaidir Syam dan anggota DPRD Maros, Rosdiana serta Camat di 14 Kecamatan di Kabupaten Maros.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan program ILP ini merupakan salah satu transformasi dibidang kesehatan.
“Jadi ILP ini merupakan sebuah program yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk penguatan pelayanan kesehatan primer, yaitu pelayanan kesehatan yang ada di puskesmas, posyandu dan Pustu,” katanya
Baca Juga : Bupati Maros Bawa Keluarga Vallen ke DPR, Minta Negara Kawal Kasus di Armenia Agustus 20, 2026
Melalui program ini kata dia, diharapkan bisa mendekatkan diri dengan masyarakat.
“Jadi pelayanan Posyandu itu menjadi sangat penting untuk memberikan pelayanan primer kepada masyarakat,” sebutnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maros, dr Muhammad Yunus mengatakan cara kerja program ini menggunakan sistem siklus hidup.
Baca Juga : 204 Warga Binaan di Maros Dapat Remisi HUT RI, 2 Orang Langsung Bebas
“Artinya semua masyarakat yang ada di wilayah itu dilayani. Kalau sebelum-sebelumnya kan berbasis program seperti khusus lansia dan remaja sehingga ada yang tidak terlayani. Kalau ini terintegrasi sehingga semua masyarakat terlayani,” jelasnya.