Kamis, 22 Januari 2026

Identitas Korban Pertama Pesawat ATR Terungkap, Diidentifikasi Deden Maulana Pegawai KKP

Identitas Korban Pertama Pesawat ATR Terungkap, Diidentifikasi Deden Maulana Pegawai KKP

ABATANEWS, MAKASSAR – Identitas korban pertama pesawat ATR 42-500 berhasil diidentifikasi Tim Disaster Victim diidentifikasi Tim (DVI) Biddokes Polda Sulsel. Korban diidentifikasi pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Deden Maulana.

Pengungkapan identitas Deden setelah tim DVI memeriksa data kulit sidik jari korban yang ditemukan pada Minggu (18/1/2026) 200 meter di bawah lereng Bulusaraung. Selanjutnya, tim DVI melakukan pemeriksaan jenazah dengan nomor PM 62.B.02 tersebut.

Kepala Pusat Identifikasi Pusdokkes Mabes Polri Brigadir Jenderal Mashudi mengaku, proses identifikasi korban pertama dilakukan dengan teknis tertentu. Mulai dari pemeriksaan terhadap sampel sidik jari hingga pembanding data Post Mortem.

Baca Juga : Tim SAR Temukan 9 Potongan Tubuh Korban Pesawat ATR

“Maka kami sudah bisa membandingkan secara manual dan secara scientific atau keilmuan. Kami bisa meyakini atau kalau bahasa agamanya Haqqulyaqin bahwa kantong jenazah nomor PM 62.B.02 sebagaimana disampaikan oleh Kabiddokes tadi yaitu atas nama Deden Maulana,” jelasnya saat jumpa pers di Aula Gedung Biddokes Polda Sulslel, Kamis (22/1/2026).

Sementara itu, Kepala Biddokes Polda Sulsel Komisaris Besar dr Muh Haris menjelaskan, tim DVI sebelumnya menerima jenazah korban pertama kecelakaan dari Basarnas pada Rabu (21/1/2026). Jenazah dengan nomor PM 62.B.02 cocok dengan ante mortem nomor AM 006 teridentifikasi sebagai Deden Maulana.

“Korban laki-laki umur 43 tahun, beralamat di Jalan Jati Raya 66 A nomor 15, RT 005, RW 006, Jati Padang, Pasar Minggu, melalui sidik jari properti dan ciri medis,” imbuhnya.

Baca Juga : Black Box Pesawat Diserahkan ke Kepala Basarnas di Makassar, Akan Diberikan ke KNKT

Dengan begitu, Tim DVI Biddokes Polda Sulsel sudah mengungkap identitas dua korban kecelakaan pesawat IAT ATR 42-500. Dua korban teridentifikasi yakni pramugari Florencia Lolita Wibisono dan pegawai KKP Deden Maulana.

“Jadi sampai dengan hari ini tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi total dua korban dari dua kantong jenazah yang diterima. Korban keedua sebelumnya diidentifikasi pada Rabu (21/1/2026),” paparnya.

Adapun Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel Kombes Didik Supranoto menambahkan tim DVI Biddokes Polda Sulsel sudah menyerahkan jenazah Deden Maulana kepada pihak keluarga, Rabu (21/1) malam.

Baca Juga : Potongan Tubuh Korban Ketiga Pesawat ATR Ditemukan Tim SAR Gabungan

“Jenazah kedua sudah dapat diidentifikasi yaitu atas nama Deden Maulana. Jenazah juga sudah diserahka kepada keluarga tadi,” pungkas Kombes Didik.

Penulis : Azwar
Komentar