Jumat, 07 Mei 2021 15:01

Hadiri Lomba Tahfidz, Plt Ketua PKK Sulsel Harap Bisa Dekatkan Anak-anak dengan Alquran

Hadiri Lomba Tahfidz, Plt Ketua PKK Sulsel Harap Bisa Dekatkan Anak-anak dengan Alquran

ABATANEWS, MAKASSAR – Plt Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina, mengikuti pembukaan Lomba Tahfidz Al-Qur’an dan Hadits secara virtual dari Rujab Wagub Sulsel, Jum’at, 7 Mei 2021.

Lomba bagi penghafal Al-Qur’an dan Hadits ini diikuti 185 peserta dari 22 kabupaten/kota di Provinsi Sulsel, dengan kategori khusus anak-anak, remaja, serta dewasa. Lomba ini dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulsel bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel.

Dalam sambutannya, Plt Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina, berharap kegiatan ini terus berkelanjutan dalam pengembangan syiar agama Islam.

Baca Juga : Pj Gubernur Sulsel Zudan Tekankan Pentingnya Pembangunan Pendidikan dan Ekonomi Regional di Kota Parepare

“Tujuan dari dilaksanakannya Lomba Tahfidz Al-Qur’an dan Hadits ini, bagaimana menggiatkan kegiatan-kegiatan di bulan Ramadan yang lebih mendekatkan anak-anak bisa cinta dan giat membaca Al-Qur’an,” ungkapnya.

Diharapkan pula, melalui Lomba Tahfidz Al-Qur’an dan Hadits bisa menemukan bibit-bibit baru penghafal Al-Qur’an di Sulsel.

“Semoga kegiatan ini bisa berkelanjutan, sehingga Sulsel bisa lebih berkembang dalam syiar Islam dan anak-anak bisa lebih cinta Al-Qur’an,” katanya.

Baca Juga : Pj Gubernur Bareng Danny Pomanto Tinjau Pasar Tradidional Jepang Idul Adha

Di kesempatan ini pula, Naoemi meminta untuk lebih memanfaatkan momentum Ramadan 1442 H ini untuk lebih banyak beribadah dan melakukan hal-hal positif.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, turut hadir sekaligus membuka Lomba Tahfidz Al-Qur’an dan Hadits ini secara virtual.

“Kami berharap melalui kegiatan ini bisa menjadikan Sulawesi Selatan sebagai ‘lumbung’ Hafiz Qur’an dan Hafiz Hadits. Kita juga berharap kedepan kita melahirkan generasi yang banyak memiliki literatur Al-Qur’an dan Hadits,” harap Andi Sudirman.

Komentar