Sabtu, 10 Januari 2026

DMI Aceh Terima Bantuan Peralatan Ibadah Untuk Masjid Terdampak Banjir

DMI Aceh Terima Bantuan Peralatan Ibadah Untuk Masjid Terdampak Banjir

ABATANEWS.COM – Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Aceh menerima bantuan peralatan ibadah yang akan disalurkan ke masjid-masjid di sejumlah wilayah Aceh yang terdampak banjir.

Penerimaan bantuan berlangsung di Pelabuhan Krueng Geukueh, Kota Lhokseumawe, dan dikoordinasikan oleh Pengurus Daerah (PD) DMI Kota Lhokseumawe.

Bantuan yang diterima meliputi 13 unit sound system lengkap, 3000 lembar sajadah, 3000 lembar mukena, 10.000 lembar sarung, 5.000 mushaf Al Quran, serta berbagai perlengkapan ibadah lainnya.

Baca Juga : Penyelidik Bareskrim Polri Cari Penyebab Banjir di Aceh Taming

Seluruh bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pemulihan fungsi masjid sekaligus mempercepat proses pembersihan dan normalisasi sarana ibadah pasca banjir bandang di kabupaten dan kota terdampak di Propinsi Aceh.

Ketua PW DMI Aceh Tgk. H. Fakhruddin Lahmuddin, S.Ag., M.Pd, menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat dibutuhkan oleh masjid-masjid yang terdampak banjir.

“Bantuan peralatan ibadah ini akan segera kami salurkan ke masjid-masjid terdampak banjir di sejumlah wilayah Aceh. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memulihkan fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan aktivitas sosial masyarakat pasca bencana,” ujar Fakruddin.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Serahkan Langsung Bantuan Pemkot Untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatra

PW DMI Aceh menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Dewan Masjid Indonesia dalam membantu masyarakat serta menjaga peran masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan sosial, khususnya di masa pemulihan pasca bencana.

Rangkaian penyaluran bantuan sekaligus aksi pembersihan masjid dijadwalkan berlangsung pada hari ahad, 11 Januari 2026. Kegiatan tersebut direncanakan akan dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla dan Gubernur Aceh Muzakkir Manaf.

PW DMI Aceh juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung proses pemulihan masjid di wilayah terdampak banjir, sebagai bagian dari penguatan ketahanan sosial dan keagamaan masyarakat.

Komentar