ABATANEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto ikut meramaikan sekaligus melepas para runners Makassar dalam ajang Bank Jateng Friendship Run (BJFR), di Monumen Mandala, Minggu, (20/08/2023).
Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto begitu antusias menghadiri olahraga yang kini populer di masyarakat ini.
Dirina juga berterimakasih kepada penyelenggara karena berkontribusi dan memfasilitasi menyehatkan masyarakat.
Baca Juga : Kecamatan Panakkukang Dinilai Jadi Miniatur Toleransi, Wali Kota Munafri: Tumbuh Bersama dan Jaga Keragaman
“Terima kasih karena sudah memfasilitasi para pelari menyalurkan hobi yang menyehatkan ini,” ucapnya.
Di samping itu, ia juga memberi semangat kepada para peserta untuk tetap konsisten menjaga kesehatan fisik agar tercipta masyarakat yang sehat dengan berolahraga.
Sementara itu, Kadispora Makassar Andi Pattiware mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi pagelaran bagi para pelari ini.
Baca Juga : Hadiri PSM Fast 2026, Munafri Pastikan Pasukan Ramang Segera Bermain di Makassar
Dia bersyukur karena banyak pihak mulai berpartisipasi dalam event-event olahraga terutama yang diperuntukkan bagi masyarakat.
Hal itu, jelas dia, sejalan dengan program-program Pemkot Makassar dalam hal ini Dispora bahwa olahraga hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menjadi solusi dan gaya hidup masyarakat.
“Minat olahraga lari di Makassar begitu besar, baik dari komunitas maupun perseorangan sehingga secara tidak langsung Bank Jateng Friendship Run turut andil meningkatkan kualitas olahraga di Makassar,” ucapnya.
Baca Juga : Hadiri Maulid KKDB, Wali Kota Makassar Dorong Penguatan Pendidikan Adab dari Keluarga
Sebagaimana diketahui, konsep BJFR yang bagian dari Borobudur Marathon ini ialah sport tourism. Olehnya, Friendship Run ini juga mengenalkan tentang ikon-ikon di Makassar, seperti Monumen Mandala, Benteng Rotterdam dan lainnya.
Rute BJFR mencapai 5 km melewati jalan protokol seperti Monumen Mandala di Jalan Sudirman, Jalan Haji Bau, Jalan Somba Opu, Jalan Penghibur, Ahmad Yani, dan berakhir di Sudirman.
Tercatat, sekira seribu pelari yang menyemarakkan acara ini. Makassar sendiri merupakan kota ketujuh, sebelumnya ada Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar.