Minggu, 08 Juni 2025

Appi Tekankan Toleransi Beragama Penting untuk Jaga Kerukunan Kota Makassar

Appi Tekankan Toleransi Beragama Penting untuk Jaga Kerukunan Kota Makassar

ABATANEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan Vihara Lahuta Maitreya di Kota Makassar pada Sabtu (7/6/3025) di Jalan Wahab Tarru, No.4 Makassar.

Pada kesempatan ini, orang nomor satu Kota Makassar ini menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama sebagai pondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kita hadir bersama dalam peresmian Vihara Lahuta Maitreya. Bangunannya luar biasa megah, dan berdekatan dengan momentum Hari Raya Kota Makassar. Ini mencerminkan bahwa toleransi dan keberagaman di Makassar berjalan sangat baik,” ujar Munafri.

Baca Juga : Seleksi 103 Imam Kelurahan, Wali Kota Minta Imam Kompeten dari Proses Bersih dan Berintegritas

Munafri menegaskan, hadirnya rumah ibadah yang representatif mencerminkan meningkatnya kepedulian umat terhadap nilai-nilai keagamaan dan spiritualitas. Hal ini, menurutnya, menjadi indikator meningkatnya kualitas keimanan masyarakat.

“Ketika masyarakat peduli dengan tempat ibadahnya, itu artinya keimanan semakin tinggi dalam menjaga kebhinekaan. Dan jika nilai keimanan dan toleransi tinggi,” katanya.

Appi juga menyampaikan bahwa kerukunan umat beragama tidak hanya berdampak pada kehidupan sosial, tetapi juga turut mendukung iklim investasi dan pembangunan di Makassar.

Baca Juga : Pemkot Makassar Dorong Penanganan ODGJ Sesuai SOP

“Kalau nilai keberagamannya baik, tentu semua orang akan datang. Ini memberikan dampak positif bagi investasi dan membuka banyak lapangan kerja bagi warga,” tuturnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Buddha, untuk tidak hanya menjadikan vihara sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial yang berdampak luas bagi masyarakat sekitar.

“Vihara ini bukan hanya tempat ibadah yang nyaman dan aman, tetapi juga harus memberi manfaat kepada lingkungan sekitar. Ini esensi hidup berdampingan dalam toleransi,” pungkasnya.

Baca Juga : 118 Pedagang di Pasar Mamajang Makassar Bongkar Lapak Sukarela Lewat Pendekatan Humanis

Turut hadir dalam acara ini perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh masyarakat, serta para pemuka agama di Kota Makassar.

Penulis : Wahyuddin
Komentar