Jumat, 15 September 2023 09:21

Apa Itu Fitur Baru Channel di Aplikasi WhatsApp?

Apa Itu Fitur Baru Channel di Aplikasi WhatsApp?

ABATANEWS.COM — Aplikasi pesan instan, WhatsApp meluncurkan fitur baru. Fitur ini bernama ‘Channel’.

Berdasarkan informasi dari Meta, perusahaan induk milik WhatsApp, fitur ini akan bisa digunakan oleh pengguna di Indonesia dalam beberapa pekan ke depan. Hanya, tak disebutkan kapan waktu pastinya.

Lalu, apa itu Channel?

Baca Juga : Hati-hati! Penipuan Lewat WA Mengintai Jelang Pencoblosan

Fitur Channel merupakan sarana untuk menerima informasi baru dari individu maupun organisasi yang di-follow. Saat ini ada sejumlah saluran yang bisa diikuti pengguna di WhatsApp, seperti penyanyi Olivia Rodrigo, CEO Meta Mark Zuckerberg, lembaga BMKG, acara hiburan Indonesian Idol, hingga klub sepak bola Real Madrid.

Saluran memiliki laman sendiri. Dia akan muncul di tab ‘Pembaruan’, yang menunya ada di bawah tampilan baru WhatsApp, bersanding dengan tab ‘Chat’, ‘Panggilan’, dan ‘Komunitas’.

“Hari ini kami mulai meluncurkan Saluran WhatsApp secara global dan menambahkan ribuan saluran baru yang dapat diikuti orang di WhatsApp. Anda dapat menemukan Saluran di tab ‘Pembaruan’ baru,” kata CEO Meta Mark Zuckerberg.

Baca Juga : WhatsApp Bakal Sematkan Pesan Suara dan Stiker pada Layanan Channel

Kemampuan baru WhatsApp ini sangat mirip dengan fitur dengan nama serupa di Telegram. Fitur serupa juga sudah diluncurkan Meta di Instagram, namanya Broadcast Channel.

WhatsApp menjanjikan Saluran dengan tingkat keamanan privasi yang tinggi. Nomor telepon dan foto profil admin Saluran tidak akan ditampilkan kepada follower Channel, sesama pengikut gak bisa melihat nomor telepon masing-masing.

Meski begitu, Saluran tidak dienkripsi end-to-end secara default. WhatsApp beralasan tujuannya untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Baca Juga : WhatsApp Umumkan Layanan Terhubung ke Server Proxy

Platform juga merencanakan sejumlah pembaruan untuk fitur Channel. Update yang dimaksud di antaranya filter Saluran berdasarkan negara asal, penggunaan emoji untuk merespons, mengedit informasi yang disiarkan, hingga meneruskan informasi dari Saluran ke percakapan individu maupun grup.

Penulis : Azwar
Komentar