ABATANEWS, MAKASSAR – Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali memastikan kadernya yang menjabat di Kabinet Merah Putih aman dari reshuffle Kabinet. Pasalnya, seluruh kader PSI pembantu Presden Prabowo Subianto adalah kader terbaik.
“Kami tidak punya kapasitas menjelaskan itu (reshuffle). Karena itu kewenangan presiden. Tapi saya percaya semua kader-kader saya yang ada di Kabinet adalah kader terbaik yang dimiliki PSI,” jelas Ahmad Ali saat menghadiri pelantikan DPW se-Sulsel dan DPW se-Sulbar di Hotel Claro, Makassar, Rabu (28/1/2026).
Diketahui, ada tiga kader PSI yang mendapaat jabatan di Kabinet Merah Putih. Satu diantaranya adalah menteri dan dua lainnya wakil menteri.
Baca Juga : Di Davos, Presiden Prabowo Tegaskan Supremasi Hukum sebagai Fondasi Investasi dan Keadilan Sosial
Mereka adalah Raja Juli Antoni sebagai Menteri Kehutanan, Giring Ganesha Wakil Menteri Kebudayaan, dan Isyana Bagoes Oka sebagai Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Ahmad Ali menegaskan tak khawatir kadernya masuk dalam agneda reshuffle.
“Mereka mendedikasikan dirinya, mereka memberikan kontribusi, pengabdiannya untuk rakyat Indonesia. Sehingga, sedikitpun tidak ada kekhawatiran untuk hal tersebut,” tegas Ahmad Ali.
Isu reshuffle kabinet dikabarkan akan berlangsung hari ini. Adanya isu tersebit setelah Thomas Djiwandono meninggalkan posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu). Thomas diketahui terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Baca Juga : Surat Pengunduran Diri Sudah Diserahkan ke DPP, Rusdi Masse Tinggalkan NasDem
Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa saat ini tidak ada rencana reshuffle kabinet. Selain itu, pemerintah belum membahas pergantian posisi menteri lainnya.
Ia memenjelaskan, perombakan Kabinet yang terjadi usai posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) ditinggalkan Thomas Djiwandono. Thomas diketahui terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
“Engak ada (reshuffle). Kalau maknanya reshuffle adalah karena ada proses beralihnya jabatan Wakil Menteri Keuangan menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, yang kemarin telah melalui proses fit and proper test di DPR, itu benar. Artinya ada jabatan Wamenkeu yang ditinggalkan oleh beliau karena penugasan ke tempat yang lain,” jelas Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga : Sukses Tingkatkan Pertanian, Gubernur Andi Sudirman Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo
Ia menambahkan, pengisian posisi Wamenkeu belum akan dilakukan dalam waktu dekat. Hal itu lantaran proses penunjukan Deputi Gubernur BI masih berlangsung.