Jumat, 31 Juli 2026

235 Jiwa Terdampak Kebakaran Pemukiman Padat di Makassar

Petugas Damkarmat Makassar dibantu warga dan instansi terkait berusaha memadamkan api yang melalap rumah warga di kawasan pemukiman padat penduduk di Jl Sultan Abdullah II, Kota Makassar, pada Jumat dini hari (31/7/2026). (Foto: BPBD Makassar)
Petugas Damkarmat Makassar dibantu warga dan instansi terkait berusaha memadamkan api yang melalap rumah warga di kawasan pemukiman padat penduduk di Jl Sultan Abdullah II, Kota Makassar, pada Jumat dini hari (31/7/2026). (Foto: BPBD Makassar)

ABATANEWS, MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan asesmen cepat dan penanganan darurat pascakebakakaran yang menghanguskan puluhan rumah di Jalan Sultan Abdullah II, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Jumat (31/7/2026) dini hari.

Berdasarkan data sementara, kebakaran yang dilaporkan sekitar pukul 01.47 WITA mengakibatkan 56 unit rumah semi permanen terdampak. Terdiri atas 21 unit di RT 04/RW 04 dan 35 unit di RT 05.

Dari jumlah tersebut, sedikitnya 17 rumah mengalami rusak berat, sementara sisanya mengalami kerusakan sedang dan ringan. Sebanyak 105 kepala keluarga atau 235 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga : Kebakaran Hebat Landa Pemukiman Padat di Makassar, Puluhan Rumah Hangus Dilalap Api

Satu orang dilaporkan mengalami luka ringan, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.

Proses pemadaman dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar dengan mengerahkan sekitar 50 unit armada, dibantu personel BPBD Kota Makassar, TNI, dan Polri.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar mengatakan bahwa setelah api berhasil dipadamkan, penanganan memasuki fase tanggap darurat yang menjadi tanggung jawab BPBD.

Baca Juga : 2 Orang Tewas Dalam Kebakaran Rumah Kontrakan di Makassar, 1 Korban Alami Luka Bakar

“Fokus kami adalah melakukan asesmen menyeluruh, memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi, serta menyiapkan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi agar warga dapat segera kembali beraktivitas,” katanya.

Menurut Fadli, tim BPBD telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan kerusakan bangunan, verifikasi jumlah korban terdampak, serta mengidentifikasi kebutuhan mendesak masyarakat.

Kebutuhan prioritas yang telah diinventarisasi meliputi terpal, tenda darurat, baby kit, family kit, perlengkapan pertolongan pertama, selimut, pakaian, dan kebutuhan dasar lainnya.

Baca Juga : BPBD Makassar Gandeng Kampus 23, Siapkan 23.000 Mahasiswa Tangguh Bencana

Selain penyaluran bantuan logistik kedaruratan, BPBD juga akan menyiapkan program rehabilitasi dan rekonstruksi bagi rumah-rumah yang mengalami kerusakan sesuai hasil asesmen lapangan.

Layanan dukungan psikososial (trauma healing) juga akan diberikan apabila dibutuhkan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan kelompok rentan.

BPBD Kota Makassar menyatakan proses pendataan masih berlangsung sehingga jumlah kerusakan maupun kebutuhan warga terdampak dapat berubah mengikuti hasil verifikasi di lapangan.

Baca Juga : BPBD Makassar Perkuat Inovasi SALAMA, Bangun Budaya Sadar Bencana Sejak Usia Dini

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman serta segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan BPBD dan instansi terkait.

Komentar