ABATANEWS, MAKASSAR – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat ratusan kecelakaan lalu lintas terjadi sepanjang pelaksanaan mudik Lebaran 2026 di Sulsel. Dari angka kecelakaan itu, belasan orang meninggal dunia.
Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Pria Budi mengatakan selama periode delapan hari pelaksanaan Operasi Ketupat Pallawa 2026, sebanyak 184 kasus kecelakaan terjadi. Total korban 11 orang meninggal dunia selama periode tersebut.
Meski begitu, ia mengatakan angka korban meninggal selama periode mudik Lebaran tahun ini mengalami penurunan. Hal itu jika dibandingkan dengan angka korban tewas pada momen mudik Lebaran tahun 2025 lalu.
Baca Juga : Selama Mudik dan Arus Balik Lebaran 2026, Bandara Hasanuddin Layani 448.143 Penumpang
“Ada penurunan angka korban jiwa. Tahun lalu (2025) itu sebanyak 22 orang dari 186 kasus kecelakaan. Ini adalah bukti nyata bahwa pengawasan ketat di titik-titik rawan serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berkendara mulai membuahkan hasil yang positif,” jelas Pria Budi, Kamis (26/3/2026).
Selain korban meninggal, pihaknya juga mencatat ratusan orang mengakami luka ringan sepanjang periode mudik Lebaran tahun ini. Dari total 184 kasus lakalantas, setidaknya 248 orang yang mengalami luka ringan.
Ia mengaku, angka korban luka ringan pada periode mudik Lebaran tahun ini turun sebesar 3,88 persen. Sebab jika dibandingkan dengan tahun 2025 lalu, angka korban luka ringan mencapai 258 orang dari 186 kasus lakalantas.
Baca Juga : Puncak Arus Balik, Polres Maros Imbau Pemudik Ambil Jalur Alternatif
Sementara angka korban luka berat pada periode mudik Lebaran tahun ini mengalami peningkatan 200 persen. Yang mana total korban luka berat mencapai 12 orang.