Senin, 19 Februari 2024 18:05

Yakin Dudukkan Kalfin di DPRD Sulsel, Perindo Minta Masyarakat Tak Percaya Pesan Berantai

Ketua Bappilu Perindo Sulsel, Askar.
Ketua Bappilu Perindo Sulsel, Askar.

ABATANEWS, MAKASSAR — Ketua Bappilu Perindo Sulsel, Askar meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan pesan berantai yang beredar di media sosial atau aplikasi pesan instan, terkait siapa-siapa yang berpeluang duduk menjadi Anggota DPRD Sulsel Periode 2024-2029.

Dalam sesi jumpa pers yang digelar di Cafe Hotel Myko, pada Senin (19/2/2024), Askar menyayangkan informasi yang beredar yang dibuat oleh tak bertanggung jawab.

Dalam informasi yang beredar itu, dari 85 nama, tak ada satu pun dari kader Partai Perindo.

Baca Juga : Badan Kehormatan DPRD Sulsel Bakal Sidang JRM Perihal Kisruh ‘Buka Puasa’

“Padahal dari data yang internal kami himpun, Perindo berpotensi bisa mendapat 3 kursi. Itu dari Dapil Makassar A (Dapil I), Dapil X, dan Dapil XI,” kata Askar.

Ia mengacu pada data internal khususnya di Dapil I Sulsel. Katanya, Kalfin Allotodang sangat berpotensi mengisi kursi ke-8 atau ke-9 di dapil tersebut.

“Data internal kami sudah 60 persen per sore ini. Dan kami yakin bisa rebut 1 kursi. Pak Kalfin sendiri sudah mengumpulkan 6 ribu lebih suara dan total suara Perindo di dapil itu sudah 9 ribu lebih,” ungkap Askar.

Baca Juga : Kirim Foto Babi Guling untuk Bukber, Anggota DPRD Sulsel JRM Beri Klarifikasi

Begitu juga dengan yang ada di Dapil X dan Dapil XI. Katanya, kasusnya juga serupa. Meski memperebutkan kursi terkahir di dapil tersebut.

“Yang ingin kami bantah adalah informasi tak bertuan ini. Jangan sampai, masyarakat menganggap data itu benar. Padahal kami juga punya data internal yang kami yakin bisa meraih kursi,” jelasnya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menunggu data resmi hasil rekapitulasi KPU yang berkekuatan hukum tetap.

Baca Juga : Syukuran Pecah Telur di DPRD Sulsel, Salman Bukber dengan Ribuan Relawan dan Tim

“Apalagi sudah banyak kita lihat ada beberapa caleg yang sudah lakukan syukuran dan lain sebagainya. Ini kan yang bisa membuat masyarakat berpikiran. Jangan sampai kami terpilih, lalu kami yang dianggap melakukan hal yang tidak benar. Penggiringan opini seperti ini yang harus di-counter, agar masyarakat tidak mendapat informasi yang menyesatkan,” paparnya.

Selain itu, Askar menegaskan kembali apa yang disampaikan oleh pihak KPU terkait pesan berantai yang memang beredar belakangan ini.

Ia meminta masyarakat jangan mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumber dan pertanggungjawabannya itu.

Baca Juga : 4 Perda Baru Disahkan, Pj Gubernur Bahtiar Segera Terbitkan Pergub

“Tetap kembali tentang apa yang disampaikan oleh KPU. Rekapitulasi berjenjang adalah keputusan akhir perhitungan. Jadi tunggu saja,” pungkas Askar.

Penulis : Azwar
Komentar