ABATANEWS, PINRANG – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) terus menggenjot penanganan preservasi jalan melalui Paket 3 dengan total anggaran Rp478,1 miliar. Program ini mencakup penanganan sepanjang 254,85 kilometer yang tersebar pada 15 ruas jalan di sejumlah kabupaten.
Salah satu ruas yang saat ini tengah dikerjakan, berada di Kabupaten Pinrang, yakni ruas Paleteang–Malimpung–Batas Enrekang sepanjang 19,00 kilometer.
Kepala Pelaksana Proyek Paket 3 PT. Bumi Karsa, Faisal Hamka, mengatakan pekerjaan di lapangan telah memasuki sejumlah tahapan penting, mulai dari penyiapan badan jalan hingga rekonstruksi.
Baca Juga : Sulsel Catat Prestasi Nasional Indeks Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum IPKKU 2025
Pekerjaan yang sedang berjalan meliputi penyiapan badan jalan, perbaikan badan jalan, rekonstruksi kelas A (primer), pengaspalan di beberapa segmen, pembangunan talud, pasangan batu untuk saluran ngendong atau drainase kecil, saluran samping, serta pekerjaan bahu jalan selebar 1,5 meter dengan rigid beton kiri dan kanan.
“Itu yang sementara berjalan, dengan yang lain sementara on progres,” kata Faisal Hamka, Sabtu, 11 Januari 2025.
Ia menjelaskan, ruas lainnya juga masih dalam tahap progres pengerjaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Baca Juga : Pemprov Sulsel Umumkan Tender Preservasi Jalan Paket 6 Senilai Rp278,6 M
Untuk ruas Paleteang–Malimpung–Batas Enrekang, proyek ini ditargetkan rampung sesuai jadwal pada Desember 2026. Namun, menargetkan percepatan penyelesaian sehingga dapat difungsikan lebih awal pada April 2026.
Dampak pembangunan infrastruktur ini dinilai akan bermanfaat bagi masyarakat.
Kepala Dusun Bonne, Desa Sipatuo, Kabupaten Pinrang, Mustamin, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasme warga atas perbaikan jalan yang telah lama dinantikan.
Baca Juga : Tingkatkan Pertanian, Gubernur Sulsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo
“Kami sangat senang sekali, Pak. Sudah sekian lama jalan ini rusak. Kasihan, kendaraan sering antre panjang di jalan. Sekarang masyarakat sangat antusias,” ujarnya.
Menurut Mustamin, ruas tersebut merupakan jalur strategis lintas provinsi yang menghubungkan Sulawesi Barat, Makassar, hingga Tana Toraja, sehingga keberadaannya sangat vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi.
“Kami masyarakat di sini sangat bersyukur dan berterima kasih atas perbaikan dan pembangunan kembali jalan ini oleh Pemprov,” katanya.
Baca Juga : Sulsel Bersiap Gelar MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 di Dua Daerah
Ia juga mengenang kunjungan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman ke wilayah tersebut, saat warga menyampaikan langsung berbagai aspirasi pembangunan.
“Waktu Pak Gubernur berkunjung ke sini, kami sampaikan persoalan pembangunan, termasuk jalan, persawahan, dan pengairan. Alhamdulillah sekarang sudah terbukti. Terima kasih, Bapak Gubernur,” ujar Mustamin.