Sabtu, 05 Februari 2022 08:38

WADA Cabut Sanksi Indonesia, Merah Putih Bisa Berkibar di Piala AFF U-23

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat melepas Timnas Indonesia dengan prosesi mencium bendera merah putih beberapa waktu lalu. (foto: IG PSSI)
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat melepas Timnas Indonesia dengan prosesi mencium bendera merah putih beberapa waktu lalu. (foto: IG PSSI)

ABATANEWS, JAKARTA – Pemerintah Indonesia secara resmi mengumumkan pencabutan sanksi Badan Anti-Doping Dunia atau World Anti-Doping Agency (WADA). Dengan begitu, bendera merah putih bisa kembali dikibarkan di ajang olahraga berskala internasional termasuksaat saat Timnas Indonesia yang tampil di Piala AFF U-23 pada Februari 2022.

“Kita sudah bisa menjadi tuan rumah untuk kejuaraan-kejuaraan internasional baik single event maupun multi event. Kita sudah bisa mengibarkan bendera merah putih di berbagai kejuaraan dunia, baik yang ada di Indonesia maupun di luar negeri,” ujar Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan dikutip dari sotus Kemenpora, Sabtu (5/2/2022).

Pada tanggal 2 Februari, WADA secara resmi mengeluarkan keputusan pencabutan sanksi terhadap Indonesia atau Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI). Di mana sebelumnya dijatuhkan pada 7 Oktober 2021 karena dianggap tidak patuh terhadap Test Doping Plan (TDP) tahun 2020.

Baca Juga : Shin Tae-yong Akan Berburu Penyerang Diaspora untuk Pertajam Lini Depan

Sanksi WADA tersebut seharusnya berlaku satu tahun namun dicabut lebih cepat atau dalam waktu tiga bulan lebih. Hal itu, setelah pemerintah melalui Kemenpora mengambil langkah cepat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA dengan dua tugas.

Yakni percepatan penyelesaian masalah WADA terhadap LADI dan investigasi penyebab masalah tersebut. Pembentukan Satgas tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang disampaikan dalam Rapat Terbatas.

“Kami dipanggil untuk Rapat Terbatas. Bapak Presiden memberikan arahan, tiga arahan beliau perbaiki komunikasi dengan WADA, penuhi semua yang diminta oleh WADA, dan investigasi kenapa ini terjadi serta umumkan ke publik,” ungkap Menpora.

Baca Juga : Anang dan Ashanty Disoraki Suporter Timnas Hingga Walk Out, Dianggap Merusak Momen

Dalam pernyataannya, Menpora juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk menyelesaikan persoalan ini. Terutama jajaran Satgas Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA, LADI, dan para atlet.

“Kerja keras Pak Okto (Ketua Satgas) dan teman-teman dari Tim Satgas, pemerintah mengapresiasi dan terima kasih walaupun belum selesai. Investigasi juga penting, dan kepada dr. Musthofa (Ketua LADI) tiga bulan diberi waktu, dijaga betul ini jangan sampai kita kembali ke uncompliant lagi,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi
Komentar