Kamis, 06 Mei 2021 08:15

Viral Bocah Transgender Usia 4 Tahun, Begini Pengakuan Ayahnya

Viral Bocah Transgender Usia 4 Tahun, Begini Pengakuan Ayahnya

ABATANEWS – Seorang bocah perempuan berusia 4 tahun diizinkan ayahnya menjadi transgender. Stormy telah menunjukkan keinginan menjadi laki-laki saat usia 18 bulan, menurut pengakuan sang ayah.

Dilansir DailyMail, anak ini disebut sebagai transgender termuda yang pernah ada di Inggris.

Stormy lahir kembar dari pasangan Matthew Stubbings, dan istri Klara Jeynes, keduanya berumur 44 tahun dari Doncaster, Inggris.

Baca Juga : Pria Ini Harus Gigit Jari, Sudah Operasi Tapi Ditolak Perubahan Jenis Kelamin oleh MA

Matthew mengatakan, anaknya tidak suka rambutnya dikuncir dan tidak mau memakai gaun bahkan sepatu anak perempuan. Pada usia 2,5 tahun, Stormy telah memberi tahu keluarganya bahwa dia bukan perempuan, melainkan laki-laki.

Sang Ayah menjelaskan, keluarganya menghadapi perjuangan membuat beberapa orang dewasa menerima keputusan Stormy – dengan banyak yang masih bersikeras memanggilnya perempuan.

Matthew dan Stormy kecil

Baca Juga : Pria Ini Harus Gigit Jari, Sudah Operasi Tapi Ditolak Perubahan Jenis Kelamin oleh MA

Matthew, seorang manajer divisi di perusahaan perbaikan jalan raya, menceritakan kisahnya dalam sebuah posting di LinkedIn. Dia meminta orang untuk menerima anaknya apa adanya. Berbagai foto Stormy dengan potongan rambut pendek dia posting.

“Ini adalah putra saya. Seorang anak laki-laki yang ceria dan bahagia yang mencintai hidupnya. Apa yang banyak orang tidak tahu adalah bahwa ketika dia lahir, dia seorang gadis. Namun, apa yang ada di kepalanya, tidak sesuai dengan jenis kelamin fisiknya, tulisnya di postingan Linkedln.

“Saya sangat bangga bahwa dia tahu siapa dia dan tidak dibatasi oleh norma dan prasangka masyarakat. Kita semua bisa belajar sesuatu dari anak kecil ini dan saya belajar setiap hari. Setiap orang berbeda,” tulisnya lagi.

Baca Juga : Pria Ini Harus Gigit Jari, Sudah Operasi Tapi Ditolak Perubahan Jenis Kelamin oleh MA

“Kita semua perlu menerima bahwa orang itu berbeda dan tidak mencoba memaksa orang di sekitar kita untuk masuk ke dalam kotak yang cocok untuk kita,” tulis Matthew.

Di akhir unggahannya, dia mengaku telah mendapat izin dari anaknya untuk memposting cerita tersebut. Matthew juga mengatakan jika anaknya bangga dan bahagia menjadi dirinya yang sekarang.

Komentar