Selasa, 21 April 2026

Terlibat Miras dan Kekerasan, Dua Remaja di Makassar Dapat Pembinaan di Polsek Rappocini

Terlibat Miras dan Kekerasan, Dua Remaja di Makassar Dapat Pembinaan di Polsek Rappocini

ABATANEWS, MAKASSAR – Personel Polsek Rappocini, Polrestabes Makassar melakukan pembinaan keagamaan terhadap dua remaja. Keduanya, sebelumnya diamankan terkait kasus pesta minuman keras (miras) dan aksi penyerangan.

Pembinaan berlangsung di Musholla Polsek Rappocini, pada Senin (20/4/2026). Pembinaan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Muh. Ali Djaras didampingi Aiptu Umar Z.

Dalam pelaksanaannya, kedua remaja diberikan nasihat serta pemahaman keagamaan sebagai bagian dari pembinaan mental dan moral. Mereka juga diajak untuk menyadari dampak negatif dari pergaulan bebas, khususnya konsumsi miras dan tindakan kekerasan.

Baca Juga : Polisi di Makassar Bongkar Sindikat Pencurian Baterai Tower Antar Kabupaten, 2 Pelaku Diringkus

“Ikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Kesalahan yang terjadi harus menjadi pelajaran agar ke depan bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi perbuatan yang sama,” ujar Iptu Muh Ali Djaras.

Ia mengatakan bahwa keterlibatan remaja dalam miras dan aksi kekerasan tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa masa depan kalian masih panjang. Hindari pergaulan negatif, perbanyak kegiatan positif, dan dekatkan diri kepada Tuhan,” tambahnya.

Baca Juga : Pria Mabuk di Makassar Tebas Istri dan Bunuh Sepupu

Selain pemberian nasihat, kegiatan juga diisi dengan pembinaan spiritual guna menanamkan nilai-nilai moral dan tanggung jawab sosial kepada para remaja.

Menurutnya, langkah pembinaan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polsek Rappocini, yang tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga upaya edukatif dan preventif.

“Pendekatan seperti ini kami lakukan agar para remaja tidak hanya jera, tetapi juga benar-benar berubah dan kembali ke lingkungan masyarakat dengan perilaku yang lebih baik,” jelasnya.

Baca Juga : Pelaku Curas Diringkus Resmob Polsek Tamalate, Satu Orang Masih Buron

Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja dapat mengambil hikmah dari peristiwa yang dialami serta tidak kembali terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, sekaligus menjadi contoh positif di lingkungan sekitarnya.

Penulis : Wahyuddin
Komentar