Rabu, 22 April 2026

Tampil di Media Nasional, Andi Ina Kartika Siap Bawa Barru Jadi Gerbang Baru Investasi

Tampil di Media Nasional, Andi Ina Kartika Siap Bawa Barru Jadi Gerbang Baru Investasi

ABATANEWS, BARRU — Pemerintah Kabupaten Barru kembali tampil di tingkat nasional melalui program Decision Makers CNN Indonesia. Dalam tayangan tersebut, Barru diperkenalkan sebagai “Gerbang Baru Investasi Sulawesi Selatan” dengan keunggulan wilayah tiga dimensi.

Konsep tiga dimensi ini merujuk pada kondisi geografis Barru yang mencakup wilayah laut, dataran rendah, hingga pegunungan. Kondisi ini dinilai memberi peluang pengembangan ekonomi lintas sektor yang saling terhubung.

Di wilayah pesisir, Barru mengandalkan sektor kelautan dan perikanan dengan peluang pengembangan pelabuhan, budidaya, industri hasil laut, serta wisata bahari.

Baca Juga : Bupati Barru Terima DPRD Kaltim, Percepat Tol Laut dan Perkuat Konektivitas Maritim Menuju Kawasan Penyangga IKN

Sementara itu, dataran rendah menjadi pusat aktivitas pertanian, perdagangan, dan pengembangan kawasan industri. Kawasan ini juga didukung akses jalur strategis Trans Sulawesi.

Di wilayah pegunungan, Barru memiliki potensi pada sektor perkebunan, kehutanan, dan pariwisata alam. Keberagaman potensi ini membuka peluang investasi yang berkelanjutan.

Dalam program yang dipandu Rully Kurniawan, juga disampaikan posisi Barru yang dekat dengan Makassar menjadi nilai tambah. Dukungan infrastruktur serta kemudahan perizinan dinilai memperkuat daya tarik investasi.

Baca Juga : Andi Ina Antar Barru Raih Penghargaan Nasional di Sektor Pangan

“Barru tidak hanya strategis secara geografis, tetapi juga memiliki potensi lengkap dari laut hingga pegunungan. Ini menjadi kekuatan untuk mendorong investasi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari.

Melalui tayangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Barru berharap potensi daerah semakin dikenal secara luas. Barru diarahkan menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru di Sulawesi Selatan dengan konsep pengembangan wilayah yang terintegrasi.

Komentar