ABATANEWS, TAKALAR — Persoalan lingkungan seperti lampu jalan mati, tumpukan sampah, hingga keberadaan bangunan liar di wilayah perkotaan Takalar kini ditargetkan dapat terdeteksi lebih cepat. Pemerintah Kabupaten Takalar meluncurkan **SI PATROL (Sistem Patroli Lingkungan Kabupaten Takalar) sebagai inovasi untuk memperkuat pengawasan sekaligus mempercepat respons terhadap berbagai persoalan di lapangan.
Peluncuran SI PATROL ditandai dengan penyerahan sepeda, helm, dan rompi patroli kepada petugas oleh Bupati Takalar Daeng Manye. Penyerahan tersebut didampingi Wakil Bupati Takalar dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Takalar, Sahlan Gau.
Baca Juga : Maulid di Sanrobone, Bupati Takalar Ajak Lestarikan Budaya Setempat
Ia menjelaskan, petugas patroli nantinya memiliki zona kerja masing-masing untuk melakukan pemantauan secara rutin di wilayah yang telah ditentukan.
Ketika menemukan persoalan di lapangan, petugas dapat segera melaporkan kondisi tersebut agar perangkat daerah terkait dapat mengambil langkah penanganan.
Baca Juga : TP PKK dan PMI Takalar Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga
Berbagai persoalan yang menjadi sasaran pemantauan antara lain lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi, tumpukan sampah, bangunan liar, serta kondisi lingkungan lainnya yang membutuhkan intervensi pemerintah.
Dengan pola tersebut, pemerintah diharapkan tidak hanya menunggu laporan masyarakat, tetapi dapat lebih proaktif menemukan persoalan melalui pemantauan langsung di lapangan.
Bupati Minta Inovasi Tak Berhenti di Peluncuran
Baca Juga : Bupati Takalar Perintahkan Percepatan Dana Operasional Desa, Pelayanan Warga Jangan Terganggu
Daeng Manye juga mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Takalar untuk terus menghasilkan inovasi yang mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Namun, ia mengingatkan agar setiap inovasi yang telah dilahirkan tidak berhenti sebatas seremoni peluncuran.
“Kepada OPD-OPD untuk membuat inovasi yang berkaitan dengan pembangunan dan kemajuan Takalar. Kepada Kasatpol PP, saya mengimbau agar terus mengawasi inovasi ini dan terus dijalankan. Jangan hanya sebatas membuat inovasi saja tetapi mandek di tengah jalan,” tegasnya.
Baca Juga : Wabup Takalar Minta ASN Terapkan Disiplin, Bukan Hanya Datang Tapi Beri Kerja Nyata
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Takalar, Sahlan Gau, menjelaskan SI PATROL dirancang sebagai ekosistem digital terpadu untuk memodernisasi tata kelola ketertiban umum, penanggulangan kebakaran, serta perlindungan masyarakat.
“Inovasi ini memadukan tindakan pengawasan fisik secara langsung di lapangan dengan efisiensi sistem informasi berbasis teknologi tinggi,” jelas Sahlan Gau.
Baca Juga : Akhir Pekan, Bupati Takalar Turun Distribusikan Bantuan Air Bersih ke Warga
Untuk memastikan pengawasan berjalan merata, wilayah perkotaan Takalar dibagi menjadi lima zona operasional. Pembagian tersebut disusun berdasarkan karakteristik kawasan dan kebutuhan pengawasan.
Lima zona tersebut meliputi Zona Pusat Pemerintahan, Zona Ekonomi/Pasar Kota, Zona Transportasi/Jalan Protokol, Zona Pemukiman Warga, serta Zona Fasilitas Sosial dan Kesehatan**.
Melalui pembagian zona tersebut, petugas dapat melakukan pemantauan secara lebih terarah. Setiap dinamika dan persoalan lingkungan yang ditemukan di lapangan dapat dideteksi lebih dini dan dilaporkan melalui sistem untuk kemudian dikoordinasikan dengan perangkat daerah yang memiliki kewenangan penanganan.
Baca Juga : Pemkab Takalar Antar Almarhum Haji Nojeng ke Peristirahatan Terakhir
Sistem ini juga diharapkan memperkuat transparansi dan akuntabilitas karena setiap persoalan yang ditemukan dapat terdokumentasi dan ditindaklanjuti secara terukur.